Bupati Deli Serdang Lepas 1.695 Mahasiswa KKN Unimed. “Ilmu Tanpa Implementasi Tak Akan Berguna di Tengah Masyarakat”

- Editor

Senin, 7 Juli 2025 - 07:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com
Kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menjadikan seseorang sukses di tengah masyarakat. Di era kompetisi yang semakin ketat, ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah harus bisa diterapkan secara nyata.

Pesan ini disampaikan langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat melepas 1.695 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Alun-Alun Pemkab Deli Serdang, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (7/7/2025).

Sebanyak 1.695 mahasiswa Unimed tersebut akan menjalankan KKN selama 40 hari, dan disebar ke 80 desa di 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

“Tunjukkan bahwa kalian adalah mahasiswa yang benar-benar layak untuk berhasil di tengah masyarakat. Buktikan bahwa kalian berasal dari almamater yang hebat, yaitu Unimed,” tegas Bupati.

Bupati juga memastikan bahwa selama pelaksanaan KKN, Pemerintah Kabupaten, termasuk kecamatan dan desa tempat mahasiswa ditempatkan, akan siap memberikan pendampingan apabila terjadi kendala di lapangan.

Lebih lanjut, Bupati Asri Tambunan menekankan bahwa setelah lulus kuliah, para mahasiswa akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. Oleh karena itu, kesiapan mental dan kemampuan untuk beradaptasi sangat dibutuhkan.

“Hidup ini keras. Jauh lebih keras daripada sengatan matahari yang kalian rasakan saat ini. Banyak sarjana yang akhirnya menganggur karena tidak mampu mengimplementasikan ilmunya. Jangan sampai kalian hanya memiliki gelar, tapi tidak membawa manfaat,” tegasnya lagi.

Baca Juga:  Ada Apa dengan Desa Bandar Mahligai? Warga Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Desa

Ia juga berharap, mahasiswa KKN Unimed mampu meninggalkan jejak positif yang dapat dikenang masyarakat desa. Beberapa kontribusi nyata yang diharapkan, antara lain:

Melakukan verifikasi warga miskin dan melaporkannya kepada pemerintah desa atau kecamatan untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

Membantu penanganan stunting dan masalah sosial lainnya yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

KKN sebagai Implementasi Ilmu Akademik

Sementara itu, Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., MPd, melalui Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA, Lasker P. Sinaga, S.Si., M.Si, menyampaikan bahwa KKN merupakan mata kuliah wajib di Unimed, sekaligus bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat.

“Ilmu pengetahuan tanpa implementasi hanya akan menjadi nama dan pikiran yang terpendam. Tidak akan memberi manfaat. Dengan KKN ini, mahasiswa bisa membawa ilmunya menjadi solusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Lasker.

Ia menambahkan, tujuan utama KKN adalah untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari agar dapat meningkatkan potensi masyarakat, sekaligus memberikan mahasiswa pembelajaran langsung dari lapangan.

Turut hadir dalam pelepasan mahasiswa KKN ini, sejumlah pejabat Pemkab Deli Serdang serta perwakilan pimpinan fakultas dari Unimed, di antaranya Wakil Dekan Akademik Fakultas Ilmu Keguruan (FIK) Unimed, Silvia Mariah Handayani, SPd., MPd., PhD, dan undangan lainnya.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x