Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST: Peran Santri Sebagai Benteng Moral dan Spiritual Bangsa

- Editor

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Ratusan Santri dan siswa, Mengikuti Upacara hari santri nasional Tahun 2025, di Halaman pendopo Bupati Bireuen, juga di ikuti oleh Guru dayah, Para SKPK dan Para camat, Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST selaku Inspektur Upacara (Irup),.Rabu (22/10/2025)

Bupati Mukhlis membacakan sambutan resmi Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang disampaikan serentak di seluruh Indonesia, Menteri Agama menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka,” tulisnya dalam amanat tertulis yang dibacakan di hadapan peserta upacara.
Ia menegaskan, negara hadir dan peduli terhadap pesantren, dengan meninjau lokasi, menyalurkan bantuan, serta memastikan pemulihan berjalan baik.

Menteri Agama juga menyinggung sejarah Hari Santri Nasional yang berakar dari Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945, fatwa yang menegaskan kewajiban umat Islam berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Dari rahim pesantren lahir para pejuang kemerdekaan, pemimpin umat, dan cendekiawan bangsa,” ujarnya.

Peringatan tahun ini menjadi istimewa karena menandai satu dekade (10 tahun) sejak Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan pada 2015. Adapun tema tahun 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, yang menggambarkan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan dan penggerak peradaban global.

Dalam sambutan itu, Menteri Agama juga menegaskan bahwa pemerintah semakin memperhatikan pesantren melalui UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, termasuk Dana Abadi Pesantren.

“Negara berutang budi kepada pesantren dan para santri yang menjadi benteng moral bangsa,” tulisnya.

Baca Juga:  Gagalkan Tawuran di Pateten Dua, Polres Bitung Amankan Dua Pelaku Beserta Senjata Tajam

Menutup amanatnya, ia mengajak para santri untuk tak hanya unggul dalam kitab kuning, tetapi juga menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia.

“Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri. Tanamlah ilmu, jaga akhlak, hormati guru, dan cintai tanah air. Karena dari tangan santri, masa depan Indonesia akan ditulis,” pesannya.

Pemkab Bireuen Salurkan Rp3,47 Miliar Insentif dan Beasiswa Santri
Kepala Dinas pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P., menyebutkan bahwa bantuan tersebut mencakup:

Insentif Pimpinan dan Guru Dayah: 906 orang, senilai Rp1.623.000.000
Beasiswa Thalabah Miskin: 1.100 orang, senilai Rp1.100.000.0
Beasiswa Thalabah Hafidh Al-Qur’an: 222 orang, senilai Rp470.000.000
Beasiswa Thalabah Hafalan Kitab: 138 orang, senilai Rp278.200.000

Total penerima manfaat mencapai 2.366 orang dengan total anggaran Rp3.471.200.000.
Anwar menegaskan bahwa momentum Hari Santri Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi refleksi atas peran strategis santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah serta semangat para santri dan ulama, Bireuen meneguhkan diri sebagai daerah yang terus menumbuhkan tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mukhlis dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan santri di Bireuen.

“Santri adalah masa depan bangsa. Pemerintah akan terus mendukung kemajuan pesantren dan menciptakan generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing,” tutur Mukhlis.

Upacara berlangsung khidmat hingga pukul 09.30 WIB dan ditutup dengan pembacaan doa serta penghormatan kepada inspektur upacara.

Berita Terkait

Dorong BNK Diperkuat, DPRK Aceh Tenggara Soroti Fasilitas dan Program Pemberantasan Narkoba
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara
Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:38

Momentum HUT ke-36 Bitung: Wali Kota dan Rombongan Tabur Bunga di Pusara Tokoh Pendahulu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:58

Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:25

EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Rabu, 30 September 2026 - 15:36

PPD 2026 Perencanaan Diuji, Asri Ludin Tambunan di Peringkat Kedua

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Selasa, 29 September 2026 - 23:41

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Berita Terbaru