Bupati Aceh Tenggara : Jaga Kondusivitas, Hindari Provokasi

- Editor

Senin, 1 September 2025 - 08:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | TRIBUNEIndonesia.com

Bupati Aceh Tenggara, Drs. H. M. Salim Fakhry, SE, MM, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan di daerah. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan untuk mengantisipasi situasi terkini di Aceh Tenggara.

a. Menurut Bupati, Aceh Tenggara tidak boleh mengalami hal-hal yang terjadi di daerah lain. Karena itu, ia mengajak semua pihak menyatukan langkah bersama.

b. Hak berdemokrasi dan menyatakan pendapat telah diatur dalam undang-undang. Namun, pelaksanaannya tidak boleh merusak akidah maupun melanggar aturan yang berlaku.

c. “Kabupaten Aceh Tenggara yang kondusif ini harus kita jaga bersama. Mari kita bertanggung jawab menjaga demokrasi sekaligus keutuhan NKRI,” tegasnya.

d. Ia menambahkan, kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci menjaga Aceh Tenggara.

e. Bupati juga mengakui, undangan terhadap berbagai elemen masyarakat merupakan langkah awal untuk membangun kebersamaan, meski belum sempurna.

Baca Juga:  Kepengurusan PEMA UTU 2025/2026 Dinilai Cederai Marwah Organisasi, Demisioner Angkat Bicara

f. Ia menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat menyampaikan pendapat. Namun, ia mengimbau agar aspirasi disampaikan dengan cara yang tetap menjaga situasi kondusif.

g. Menurutnya, persoalan serius pun bisa diatasi bila masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan tidak terprovokasi isu yang meresahkan.

h. Bupati berharap seluruh masyarakat, termasuk Kepala Dinas, Camat, hingga Kepala Puskesmas dapat menyampaikan pesan ini kepada bawahannya agar kondisi Aceh Tenggara tetap terpelihara.

i. “Kami juga berharap dukungan mahasiswa, mahasiswi, dan seluruh organisasi untuk menjaga ketenteraman dan kedamaian. Masukan dari masyarakat akan selalu kami tampung,” ujarnya.

j. Bupati turut menyampaikan keputusan strategis pemerintah pusat, termasuk penonaktifan lima anggota DPR RI yang diumumkan Presiden dalam pertemuan dengan partai politik di Istana Negara. (Abdul Gani)

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x