Bupati Aceh Tamiang Serahkan 5 Unit Traktor Roda Empat Kepada 5 Kelompok Tani.

- Editor

Selasa, 28 Oktober 2025 - 03:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karang Baru | TribuneIndonesia.com

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, Apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Hal ini diungkapkannya pada saat menyerahkan lima unit alat mesin pertanian (alsintan) jenis traktor roda empat kepada kelompok tani, Senin 27/10/25 di lapangan parkir Kantor Bupati setempat.

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Aceh Tamiang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, atas bantuan lima unit traktor roda empat ini,” ungkap Bupati Aceh Tamiang yang didampingi Wakil Bupati, Ismail, SE.I. Kadis pertanian dan staf dilingkungan Pemkab Atam.

Adapun kegiatan penyerahan bantuan Alat bajak tanah jenis traktor roda empat ini, merupakan buah dari upaya “jemput bola” yang dilakukan Bupati Pemkab Aceh Tamiang. Ke berbagai kementerian/lembaga. Dan pada saat beraudiensi ke Kementan pada 30 April 2025. Inilah jawabannya 5 traktor roda empat untuk kita. Armia Pahmi sambil menyalami tangan Poktan yang tersenyum lebar.

Irjen pol Purn Drs Armia Pahmi.MH menceritakan ketika beraudensi bersama Mentan Amran Sulaiman, “Kami ada mengajukan proposal guna memenuhi kebutuhan krusial dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah Aceh Tamiang” sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo. Tuturnya.

Ia juga menjelaskan selain bantuan traktor yang telah diserahkan kepada kelompok tani. Armia Pahmi mengatakan Kementan juga akan memberikan bantuan lain.
Yakni : 1.000 ton benih padi yang sedang dalam berproses pendistribusian.
Dan 1.000 ton benih jagung, yang lagi menunggu instruksi lebih lanjut dari Kementan. Sementara itu, target pengadaan Rice Milling Unit (RMU) akan diupayakan dana APBN 2026. Ucapnya mantap.

Baca Juga:  Robi Barus Siap Pimpin PDI Perjuangan Medan

Dengan “Kunjungan dipelbagai kementrian terkait, menjadi bukti nyata,Pemkab Aceh Tamiang. Bergerak, bersinergi, serta berkontribusi besar, terkait ketahanan pangan Indonesia,” harapannya.

Selanjutnya Armia Pahmi menekankan bahwa upaya jemput bola terus berlanjut ke sektor lain, salah satunya Masyarakat kita mendapatkan alokasi untuk membangun 205 unit rumah.
Program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ditahun 2026 nanti. Ujarnya.

Bagi para penerima alsintan,Armia Pahmi berpesan “traktor bantuan kementrian tersebut, agar dijaga, dirawat, dan digunakan secara optimal untuk kemakmuran masyarakat Aceh Tamiang khususnya. Pesannya mengingatkan.

Pantauan awak Tribun Indonesia com, Kelompok tani (Poktan) penerima bantuan traktor roda 4 tersebut :

1. Poktan beringin bahagia Kp. Pahlawan, Kecamatan Manyak payed.
2. Poktan Bina Tani Kampung Teluk Halban, Kecamatan Bendahara.
3. Poktan Jaya Baru Kampung Lubuk Batil. Kecamatan Bendahara.
4. Poktan Bina Tani Kampung Bukit Panjang Dua. Kecamatan Manyak Payed.
5. Poktan Tamiang Lestari Kampung Alue Lhok, Kecamatan Karang baru.

Semoga dengan hadirnya Traktor/ alsintan bantuan Presiden Prabowo Subianto melalui Mentan Amran Sulaiman,para petani di Bumi Muda Sedia (Nama lain Pemkab Aceh Tamiang) akan sejahtera,dan mendapatkan hasil panen yang berlimpah/lebih banyak dari tahun sebelumnya. Sehingga menjadikan Kabupaten Aceh Tamiang, lumbung pangan di Propinsi Aceh khususnya. Umumnya di Republik Indonesia ini.” (AR)

Berita Terkait

GRPK Soroti Progres Penanganan 1.677 Batang Kayu, Gakkum Kehutanan Diminta Ungkap Aktor Utama
Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening
Gembleng Mental Juara PORA 2026, Taekwondo Simeulue Tuntaskan TC 10 Hari di Dojang Kodim 0115
PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”
Lebih Inklusif, Perayaan HUT Negeri Aertembaga Dorong Ekonomi UMKM dan Edukasi Sejarah
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Tiga Tahun Tanpa Kepastian, GRPK Adukan Dugaan Pelanggaran Etik Penyidik Harda ke Propam Polresta Deli Serdang
Dispora FC Terancam Sanksi Rp90 Juta, Mainkan 12 Pemain
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:21

ASN Gugur di Jayawi jaya, Apel Kesadaran Soroti Integritas Aparatur

Selasa, 15 September 2026 - 11:06

Sinergi Pemkot Bitung dan TP PKK: Sekolah Lansia Laskar Bintang Hadir Wujudkan Lansia Tangguh

Selasa, 15 September 2026 - 09:42

GRPK Soroti Progres Penanganan 1.677 Batang Kayu, Gakkum Kehutanan Diminta Ungkap Aktor Utama

Selasa, 15 September 2026 - 07:58

Gembleng Mental Juara PORA 2026, Taekwondo Simeulue Tuntaskan TC 10 Hari di Dojang Kodim 0115

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 16:04

Lebih Inklusif, Perayaan HUT Negeri Aertembaga Dorong Ekonomi UMKM dan Edukasi Sejarah

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Senin, 14 September 2026 - 11:09

Lima Pegawai Dihukum Berat, Disiplin ASN Disorot

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

ASN Gugur di Jayawi jaya, Apel Kesadaran Soroti Integritas Aparatur

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:21