BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Sabtu (10/10/2026) sore.
Sejumlah wilayah, termasuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen, diimbau waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Berdasarkan data yang dirilis pukul 15:35 WIB, potensi cuaca ekstrem yang awalnya terfokus di beberapa titik seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang, kini diprakirakan meluas secara signifikan ke berbagai wilayah lain.
Di Kabupaten Bireuen, peringatan ini berlaku merata untuk wilayah Samalanga, Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Peusangan, Makmur, Gandapura, Pandrah, Juli, Jangka, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang, Kuala, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, hingga Kuta Blang.
BMKG memprediksi kondisi cuaca buruk dan angin kencang ini masih akan berlangsung dan bertahan setidaknya hingga pukul 18:00 WIB.
Masyarakat yang berada di kawasan terdampak, khususnya para pengendara yang sedang melintasi jalan raya, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap jarak pandang yang berkurang, potensi jalan licin, serta ancaman pohon tumbang atau baliho roboh akibat hempasan angin kencang.
Warga juga disarankan untuk tetap berlindung di dalam bangunan yang kokoh selama hujan lebat disertai petir berlangsung.













