Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik

- Editor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAJA AMPAT-TRIBUNEINDONESIA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat merespons cepat informasi masyarakat terkait dugaan produksi dan peredaran minuman ilegal jenis Cap Tikus (CT) di wilayah Kota Waisai.

Wakapolres Raja Ampat, AKP Muhadi, S.H., memastikan pihaknya telah memerintahkan jajaran terkait untuk menindaklanjuti informasi tersebut, termasuk melakukan penyelidikan terhadap lokasi yang diduga menjadi titik produksi maupun peredaran.

“Ya, saya sudah perintahkan Kasat lidik,” ujar Muhadi saat dikonfirmasi media terkait informasi dugaan peredaran minuman tersebut.

Perintah tersebut dikeluarkan setelah adanya informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas produksi dan penjualan minuman Cap Tikus di sejumlah titik di Waisai.

Salah satu lokasi yang disebut dalam informasi masyarakat berada di sekitar kawasan Masjid Agung Waisai.

Namun, informasi mengenai lokasi tersebut masih dalam tahap penelusuran dan belum dapat dipastikan sebagai tempat produksi sebelum adanya hasil pemeriksaan aparat.

Polres Raja Ampat juga disebut tengah memetakan sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi titik peredaran minuman beralkohol ilegal.

Perhatian warga semakin meningkat lantaran minuman tersebut diduga relatif mudah diakses oleh kalangan pelajar.

Sejumlah warga mengkhawatirkan peredaran minuman beralkohol dapat berdampak terhadap anak-anak sekolah, khususnya pelajar tingkat SMA.

Karena itu, warga mendorong aparat kepolisian tidak hanya menindak penjual, tetapi juga menelusuri sumber produksi dan jalur distribusi apabila dugaan tersebut terbukti.

Baca Juga:  Sinergi Pemkot Bitung dan TNI: 326 Tamtama Remaja Rindam XIII/Merdeka Resmi Dilantik

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Masih Diklarifikasi

Di tengah informasi yang berkembang, muncul pula dugaan adanya keterlibatan seorang oknum anggota TNI  dalam aktivitas tersebut.

Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI tersebut belum terverifikasi.

Konfirmasi juga dilakukan kepada pihak Intel Kodim untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi yang membenarkan maupun membantah dugaan tersebut.

Karena itu, identitas maupun keterlibatan anggota TNI tidak dapat disimpulkan sebagai fakta sebelum adanya hasil klarifikasi dan keterangan resmi dari institusi yang berwenang.

Langkah Polres Raja Ampat

menindaklanjuti informasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Waisai, terlebih kawasan tersebut merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat sekaligus salah satu pintu masuk utama wisatawan.

Warga berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh terhadap titik-titik yang diduga menjadi lokasi produksi maupun peredaran, terutama apabila berada di sekitar permukiman dan lingkungan pendidikan.

Masyarakat juga menunggu hasil penyelidikan Polres Raja Ampat untuk memastikan apakah informasi mengenai dugaan produksi dan peredaran Cap Tikus tersebut benar atau tidak.

Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, warga berharap aparat mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Intel Kodim Raja Ampat Klarifikasi Informasi Marga “Eks”: Hasil Pengecekan, Tidak Ada Personel dengan Identitas Dimaksud
WALI KOTA AMBON BODEWIN WATTIMENA: PINTAR SAJA TAK CUKUP, KARAKTER PENENTU MASA DEPAN  
BODEWIN WATTIMENA DI HADAPAN SISWA SMP NEGERI 4 AMBON:
Sambut HUT ke-36, ASN Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Spiritual Lewat Ibadah Oikumene
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
Ketua Umum DPP PPKMA Turun Tangan, Kepsek SMAN 1 Lawe Alas Tegaskan Pembayaran Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua
PS Manado U-13 Pegang Tiket 8 Besar Piala Soeratin
Polres Bireuen Gelar Pelayanan dan Pengamanan Aksi Damai Forum Guru Bersatu
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:40

Intel Kodim Raja Ampat Klarifikasi Informasi Marga “Eks”: Hasil Pengecekan, Tidak Ada Personel dengan Identitas Dimaksud

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:49

WALI KOTA AMBON BODEWIN WATTIMENA: PINTAR SAJA TAK CUKUP, KARAKTER PENENTU MASA DEPAN  

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:35

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:33

BODEWIN WATTIMENA DI HADAPAN SISWA SMP NEGERI 4 AMBON:

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:14

Sambut HUT ke-36, ASN Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Spiritual Lewat Ibadah Oikumene

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:48

Ketua Umum DPP PPKMA Turun Tangan, Kepsek SMAN 1 Lawe Alas Tegaskan Pembayaran Berdasarkan Kesepakatan Orang Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:10

PS Manado U-13 Pegang Tiket 8 Besar Piala Soeratin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:57

Polres Bireuen Gelar Pelayanan dan Pengamanan Aksi Damai Forum Guru Bersatu

Berita Terbaru

Kadis Kominfo Bitung, Altin Abraham Tumengkol, S.IP., M.Si., Saat Memimpin Ibadah Oikumene. (ft. Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sambut HUT ke-36, ASN Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Spiritual Lewat Ibadah Oikumene

Kamis, 8 Okt 2026 - 07:14