Adegan Berdarah di Ladang Sawit: Jaksa Dibacok, Kejari Deli Serdang Bongkar Fakta Mengejutkan

- Editor

Minggu, 25 Mei 2025 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I Tribuneindonesia.com

Suasana mencekam menyelimuti Kabupaten Serdang Bedagai usai insiden berdarah yang menimpa Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga, dan staf Tata Usaha Pidum, Acensio Silvanov Hutabarat. Peristiwa sadis yang terjadi Sabtu pagi, 24 Mei 2025, di ladang sawit milik pribadi sang jaksa di Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, menyisakan luka fisik dan psikologis yang dalam.

Pembacokan brutal itu bukan hanya mengguncang institusi Kejaksaan, tapi juga menimbulkan beragam spekulasi liar di tengah masyarakat, seolah-olah peristiwa tersebut berkaitan dengan penanganan perkara oleh Kejari Deli Serdang. Namun, Kejaksaan tak tinggal diam.

Dalam klarifikasinya, Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Mochamad Jeffry, S.H., M.Hum., membantah keras dugaan keterkaitan kasus tersebut dengan pekerjaan sang jaksa. “Ini murni persoalan pribadi pelaku, tidak ada sangkut pautnya dengan penanganan perkara,” tegasnya, Minggu (25/05/2025).

Pelaku utama, berinisial AFN, ditangkap bersama komplotannya oleh Polda Sumut sehari setelah kejadian, tepatnya Minggu malam di wilayah Kota Medan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AFN mengaku menyerang korban karena motif pribadi yang telah lama dipendam, bukan karena dendam terhadap kasus hukum.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor di Bakauheni, Barang Bukti Diamankan

“Jaksa Jhon Wesli Sinaga tidak pernah menangani perkara yang melibatkan AFN. Informasi yang menyebutkan keterkaitan penanganan perkara adalah hoaks dan sangat menyesatkan,” ujar Jeffry.

Lebih lanjut, Kasi Intelijen Kejari Deli Serdang, Boy Amali, S.H., M.H., membeberkan bahwa berdasarkan Sistem Informasi Penanganan Perkara (SIPP) PN Lubuk Pakam, perkara yang melibatkan AFN tercatat sejak 2013, sebelum Jhon Wesli bertugas di wilayah itu.

Kini, kedua korban tengah dirawat intensif di RS Columbia Medan. Di tengah kabut ketakutan yang menyelimuti, Kejari Deli Serdang menyerukan kepada seluruh masyarakat dan insan pers untuk tidak menyebar informasi yang tidak terverifikasi, karena bisa memperkeruh suasana dan merugikan banyak pihak.

“Jangan jadikan darah dan luka sebagai bahan spekulasi. Kami akan terus membuka diri terhadap pengawasan publik, namun prinsip akurasi dan kredibilitas harus dijaga,” kata Boy Amali.

adegan  pembacokan di ladang sawit ini menjadi pengingat bahwa ancaman bisa datang dari mana saja, bahkan tanpa terduga. Dan di balik seragam penegak hukum, ada nyawa yang rentan—terancam bukan karena hukum, tapi karena kebencian pribadi yang berujung tragedi

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
Abdul Hadi Apresiasi Profesionalisme Satreskrim Polresta Deli Serdang Usai Terbit SP3
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x