Gedung SDN 107399 Bandar Kelipah Kian Bobrok, Pengelolaan Dana BOS Dipertanyakan

- Editor

Jumat, 6 November 2026 - 00:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Kondisi memprihatinkan bangunan SDN 107399 di Desa Bandar Kelipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, memunculkan pertanyaan serius terhadap pengelolaan anggaran pendidikan, khususnya Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) atau Dana BOS yang diterima sekolah tersebut. di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Meikayani, S.Pd., sejumlah fasilitas pendidikan dilaporkan mengalami kerusakan parah tanpa terlihat adanya pembenahan berarti.

Pantauan terhadap kondisi sekolah memperlihatkan sejumlah persoalan yang semestinya menjadi perhatian serius pihak pengelola. Mulai dari fasilitas belajar yang rusak dan berlubang, pintu kamar mandi yang mengalami kerusakan, atap seng sekolah yang berkarat dan rapuh, hingga kusen pintu yang sudah keropos.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan, mengingat sekolah merupakan tempat berlangsungnya proses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan lingkungan belajar aman, sehat, dan nyaman. Kerusakan fasilitas yang dibiarkan berlarut-larut tentu berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar sekaligus menimbulkan persoalan keselamatan bagi peserta didik.

Persoalan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana Dana BOS yang diterima SDN 107399 telah direalisasikan untuk kebutuhan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Sebab, anggaran pendidikan yang bersumber dari keuangan negara memiliki peruntukan yang jelas dan wajib dikelola secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Jika anggaran pemeliharaan dan perawatan sekolah telah dialokasikan, mengapa sejumlah fasilitas justru masih berada dalam kondisi rusak. apakah perencanaan dan realisasi penggunaan Dana BOS telah sesuai dengan kebutuhan sekolah. Pertanyaan tersebut perlu dijawab melalui keterbukaan laporan penggunaan anggaran dan pemeriksaan oleh instansi berwenang.

Jangan sampai anggaran yang seharusnya mendukung peningkatan mutu pendidikan tidak memberikan dampak nyata terhadap kondisi fasilitas sekolah. namun, dugaan adanya penyimpangan penggunaan anggaran tentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen keuangan, laporan pertanggungjawaban, serta audit oleh lembaga yang memiliki kewenangan.

Baca Juga:  Dana BOS SDN 3 Lebak Diduga Gelap, BBP dan AWDI Pandeglang Desak Audit Total

Wartawan TribuneIndonesia.telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Kepala SDN 107399, Meikayani, S.Pd., pada Kamis 5 November 2026 melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. namun, sampai sat ini belum diperoleh jawaban maupun penjelasan dari yang bersangkutan terkait kondisi bangunan sekolah dan penggunaan Dana BOS.

Sikap diam tersebut membuat sejumlah pertanyaan masyarakat mengenai kondisi sekolah belum mendapatkan penjelasan. Padahal, sebagai pimpinan satuan pendidikan, kepala sekolah memiliki tanggung jawab dalam memastikan pengelolaan anggaran dan pemeliharaan fasilitas berjalan sesuai ketentuan.

atas kondisi tersebut, persoalan SDN 107399 akan disampaikan kepada Bupati Deli Serdang, Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang, serta Kejaksaan Negeri Deli Serdang agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi keuangan sekolah, realisasi Dana BOS, serta kesesuaian antara anggaran yang diterima dengan kondisi fasilitas di lapangan.

Dinas Pendidikan dan Inspektorat juga didesak turun langsung melakukan pemeriksaan fisik bangunan sekaligus mencocokkan laporan penggunaan Dana BOS dengan bukti realisasi pekerjaan. apabila ditemukan pelanggaran administrasi maupun penyalahgunaan anggaran, tindakan tegas harus diberikan sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk evaluasi terhadap jabatan kepala sekolah apabila terbukti lalai atau melanggar ketentuan.

Anak-anak di SDN 107399 berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Jangan sampai mereka harus menjalani proses belajar mengajar di tengah bangunan yang semakin rusak, sementara anggaran negara telah disediakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Jamin Keamanan Lingkungan Sekolah, Polres Bitung Sosialisasi Kamtibmas di SMKN 2
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Operasi Patuh Klabat 2026: Polres Bitung Padukan Ketegasan Hukum dan Kepedulian Pendidikan
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 01:43

Empat Tahun Hidup Tanpa Orang Tua, Nurbayyah Bertahan dari Mengajar Mengaji, Rumahnya Kini Menunggu Uluran Tangan

Jumat, 6 November 2026 - 00:50

Gedung SDN 107399 Bandar Kelipah Kian Bobrok, Pengelolaan Dana BOS Dipertanyakan

Kamis, 5 November 2026 - 15:33

Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia

Kamis, 5 November 2026 - 15:25

243,90 Gram Sabu Dimusnahkan, Polres Langsa Perkirakan 1.951 Jiwa Terlindungi

Kamis, 5 November 2026 - 14:38

Polsek Pagar Merbau Amankan Residivis Kasus Pencurian Handphone di Lubuk Pakam

Kamis, 5 November 2026 - 09:58

Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya

Kamis, 5 November 2026 - 09:27

Sambut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Wali Kota Bitung Harap Kelurahan Girian Weru Dua Raih Prestasi Tertinggi

Kamis, 5 November 2026 - 09:03

​Polres Bitung Gelar Dialog di Wangurer, Ajak Masyarakat Peduli Pengangguran dan Kamtibmas

Berita Terbaru