TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Audiensi pengurus PC 0202 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (KB FKPPI) dengan dr. H. Asri Ludin Tambunan di Kantor Kepala Daerah menjadi panggung untuk membicarakan arah dukungan organisasi terhadap agenda pembangunan daerah.
Pertemuan itu mempertemukan kepentingan organisasi kemasyarakatan dengan agenda kepala daerah.di balik jabat tangan dan pernyataan dukungan, terdapat pekerjaan lanjutan yang menentukan bobot hubungan tersebut.bagaimana kesediaan bersinergi diterjemahkan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rombongan PC 0202 KB FKPPI dipimpin Pelaksana Tugas Ketua, Hanafi Maksum Tanjung. Ia didampingi Ketua PD II KB FKPPI Sumatera Utara, H. Kharuddin Syah, yang dikenal dengan sapaan Buyung Sitorus.
Buyung mengungkapkan kedekatan emosional dengan Asri Ludin Hubungan itu, menurut dia, berawal ketika Asri Ludin masih berprofesi sebagai dokter dan menangani perawatan almarhumah istrinya.
Bupati sudah saya anggap keluarga, karena beliau yang menangani langsung perawatan istri saya waktu sakit kala itu,” ujar Buyung.
Pengalaman pribadi tersebut memberi warna tersendiri pada pertemuan itu. namun, kedekatan personal dan hubungan organisasi memiliki wilayah berbeda. Dukungan terhadap agenda pembangunan tetap membutuhkan arah kerja yang jelas, program terukur, serta kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
Buyung menyatakan KB FKPPI, khususnya PC 0202, siap mendukung program pembangunan daerah. Ia juga memperkenalkan Hanafi Maksum Tanjung sebagai pelaksana tugas ketua cabang yang kini memimpin kepengurusan organisasi tersebut.
menurut Buyung, FKPPI perlu berjalan searah dengan visi pembangunan yang mengusung konsep SEHAT. Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan. Visi tersebut menjadi acuan pembangunan yang disampaikan kepala daerah.
Pernyataan dukungan itu menempatkan kepengurusan baru PC 0202 pada tanggung jawab untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun hubungan kerja yang produktif dengan pemerintah daerah. Sejauh mana dukungan tersebut berkembang akan terlihat dari kegiatan dan program yang dijalankan setelah audiensi.
Asri Ludin menyambut baik kesediaan FKPPI mengambil bagian pada pembangunan. Ia menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan, termasuk melalui masukan serta gagasan yang konstruktif.
Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kehadiran organisasi seperti FKPPI ini merupakan salah satu bentuk sinergisitas yang kita butuhkan,” kata Asri Ludin
Ia berharap FKPPI menjadi organisasi yang diperhitungkan sekaligus turut berperan membangun daerah. menurut dia, partisipasi organisasi masyarakat diperlukan untuk mendukung program pembangunan dan menjaga persatuan.
akan tetapi, dukungan organisasi tidak cukup diukur dari pernyataan saat menerima kunjungan pejabat. Konsistensi kegiatan, kemampuan menyerap aspirasi warga, dan hasil kerja yang bisa dievaluasi menjadi tolok ukur penting bagi organisasi yang ingin mengambil peran strategis.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I H. Zainal Abidin Hutagalung, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Adi Winarto, Kepala Satpol PP H. Marjuki, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Yudy Hilmawan, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Anwar Sadat Siregar, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Gento Herlambang.
Pertemuan itu menghasilkan pernyataan kesediaan untuk berjalan bersama. Tahap berikutnya terletak pada pelaksanaan.apakah dukungan FKPPI akan diwujudkan melalui program yang terarah, atau berhenti sebagai pernyataan saat audiensi berlangsung.














