200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri

- Editor

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RAJA AMPAT- TRIBUNEINDONESIA.COM, Pemusnahan 200 liter minuman keras (miras) jenis Cap Tikus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Raja Ampat pada jumat 9Oktober 2026 lalu, mendapat apresiasi dari warga.

Namun, di tengah upaya penertiban tersebut, muncul laporan masyarakat mengenai dugaan penjualan miras ilegal di sejumlah lokasi di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari upaya aparat dalam menekan peredaran miras yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Meski demikian, warga berharap langkah penindakan tidak berhenti pada pemusnahan barang bukti. Pengawasan terhadap dugaan titik penjualan serta jalur masuk miras melalui transportasi laut juga dinilai perlu mendapat perhatian.

 

Sejumlah warga menyampaikan informasi mengenai dugaan aktivitas penjualan miras di beberapa titik di Waisai, di antaranya kawasan belakang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Waisai dan sebuah pondok di depan BUMD.

 

Informasi tersebut masih memerlukan penelusuran dan verifikasi oleh aparat berwenang. Belum ada keterangan resmi yang memastikan aktivitas penjualan maupun keterlibatan pihak tertentu di lokasi-lokasi tersebut.

 

Warga juga menduga miras masuk melalui kapal berukuran besar maupun kapal kecil. Barang tersebut disebut dikemas dalam kardus dan dicampur dengan muatan lain. Namun, dugaan mengenai modus dan jalur distribusi tersebut belum terverifikasi secara independen.

Warga Apresiasi Satresnarkoba Polres Raja Ampat

Di sisi lain, upaya pemusnahan 200 liter Cap Tikus mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga Waisai menyampaikan apresiasi melalui pesan WhatsApp dan berharap penertiban tersebut dapat melindungi generasi muda dari pengaruh miras.

Baca Juga:  Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

 

“Ya, ade, kami ucapkan terima kasih banyak karena CT sudah dimusnahkan. Kami berharap anak-anak kami jangan sampai bergabung atau terjerumus dalam hal-hal seperti itu,” ujar warga tersebut melalui pesan WhatsApp.

 

Apresiasi itu menunjukkan adanya dukungan masyarakat terhadap langkah aparat dalam menekan peredaran miras. Warga berharap upaya serupa dilakukan secara konsisten agar Kota Waisai tetap aman dan masyarakat, terutama generasi muda, terhindar dari dampak negatif penyalahgunaan miras.

Penindakan Diharapkan Berlanjut

 Masyarakat berharap Satresnarkoba Polres Raja Ampat bersama instansi terkait menindaklanjuti setiap informasi mengenai dugaan peredaran miras ilegal berdasarkan bukti dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, keterbukaan informasi mengenai hasil penindakan juga diperlukan, termasuk asal barang, proses penyitaan, serta dasar hukum pemusnahan 200 liter Cap Tikus tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai asal muatan, jalur distribusi, pihak yang diduga terkait, maupun dasar hukum pemusnahan barang tersebut.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polres Raja Ampat dan pihak terkait untuk memastikan rangkaian penindakan serta menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran miras ilegal di Kota Waisai.

Berita Terkait

Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2026 Ditutup, UMKM dan Mama-Mama Lokal Ikut Meriahkan WTC
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langsa Dra. Suhartini,M.Pd: Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, KBM Tatap Muka di Langsa Dialihkan ke Daring
Kemukiman Geudong Kembali Rebut Juara Umum MTQ ke-38 Kota Juang Bireuen
Bentengi Generasi Muda, Kapolres Bireuen Ajak Pelajar SMAN 1 Jauhi Narkoba hingga Pinjol Ilega
Sambut Hari Jadi Ke-75 Humas Polri, Polres Bireuen Gelar Gotong Royong di Masjid Baitul Izzah
JANJI PANSUS ASET DPRD KOTA JAMBI DITAGIH! PERY: JANGAN CUMA JANJI-JANJI
HUT Prabowo Subianto, Yongky Kosamah Tegaskan Kader Gerindra Maybrat Siap Kawal Program Presiden
Daun Sirsak dan Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan, Benarkah Bisa Menurunkan Gula Darah hingga Melawan Kanker?
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:37

Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2026 Ditutup, UMKM dan Mama-Mama Lokal Ikut Meriahkan WTC

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:09

Kemukiman Geudong Kembali Rebut Juara Umum MTQ ke-38 Kota Juang Bireuen

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:01

200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:57

Bentengi Generasi Muda, Kapolres Bireuen Ajak Pelajar SMAN 1 Jauhi Narkoba hingga Pinjol Ilega

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:14

JANJI PANSUS ASET DPRD KOTA JAMBI DITAGIH! PERY: JANGAN CUMA JANJI-JANJI

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:30

Daun Sirsak dan Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan, Benarkah Bisa Menurunkan Gula Darah hingga Melawan Kanker?

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:57

HRD Pimpin Rapat Konsolidasi PKB Aceh, Fokus Penguatan Struktur DPAC, DPRt dan Pentingnya Dunia Digital dalam Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08

Kapolres Bireuen Gelar Minggu Kasih di Gereja Methodist, Ajak Jemaat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Perangi Judi Online

Berita Terbaru