Disedot 50 Ribu Pengunjung, Puncak FPSL 2026 Sukses Menggeliatkan Ekonomi dan Potensi Lokal Bitung

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ft. Dinas Kominfo Bitung)

(ft. Dinas Kominfo Bitung)

​Bitung |Tribuneindonesia.com – Dinas Pariwisata Kota Bitung resmi merilis laporan dampak ekonomi penyelenggaraan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 yang berlangsung selama delapan hari, mulai 3 hingga 10 Oktober 2026, Selasa (13/10/26).

​Perhelatan tahunan yang terpusat di kawasan Satrol Kodaeral VIII Kota Bitung tersebut terbukti berhasil menggairahkan perekonomian daerah melalui transaksi pasar dan kunjungan wisatawan secara masif.

​Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung,  Pingkan S. Kapoh, S.Pt., MAP., mengonfirmasi bahwa sebanyak 47 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beserta sejumlah tenant Expo berhasil membukukan estimasi omzet mencapai Rp1 miliar di Zona Inti.


Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk festival ini, namun investasi tersebut kembali ke tengah masyarakat dalam bentuk pendapatan UMKM yang nilainya menembus hingga Rp1,5 miliar.


​Nilai perputaran uang tersebut berpotensi melonjak jauh lebih besar karena belum menghitung aktivitas ekonomi para pedagang dan pelaku usaha yang beroperasi di luar kawasan utama maupun di sepanjang jalan akses festival.

​Selain sektor kuliner dan retail, masyarakat setempat juga memetik keuntungan langsung dari penyediaan jasa perparkiran kendaraan yang estimasi pendapatannya diperkirakan mencapai setengah dari total perolehan Zona Inti FPSL.

​Puncak kemeriahan festival yang berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, menjadi magnet utama yang menyedot perhatian warga dari berbagai penjuru wilayah.

​Sirkulasi pengunjung yang terus bergerak masuk dan keluar kawasan Satrol Kodaeral VIII sejak siang hingga tengah malam mencatatkan angka kunjungan fantastis, yakni berkisar antara 44.000 hingga 50.000 orang.

Baca Juga:  Percikan Api di Teras Rumah Picu Kebakaran Hebat di Perbaungan, Dua Unit Hangus, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Panitia penyelenggara menyajikan beragam mata acara menarik pada hari pamungkas, mulai dari pertunjukan seni budaya, Tuna and Kolintang Experience, hingga hiburan panggung musik pada malam hari.

​Daya tarik utama pada puncak acara adalah Sailing Pass parade perahu yang berkolaborasi secara memukau dengan armada kapal peserta MARPOLEX 2026.

​Lonjakan pengunjung pada malam puncak tidak hanya menyuguhkan hiburan visual, tetapi juga membuka keran rezeki bagi para pedagang kuliner, penyedia jasa kreatif, dan pelaku usaha jasa pendukung lainnya.


​FPSL 2026 menerapkan pola pembiayaan baru yang mengedepankan efisiensi serta kemandirian anggaran daerah, yaitu dengan skema 80 persen dana non-APBD dan 20 persen APBD.


​Langkah efisiensi anggaran tersebut diwujudkan dengan memprioritaskan penampilan musisi, seniman, dan talenta lokal Bitung untuk mengisi panggung hiburan utama ketimbang memboyong artis nasional.

​Sejumlah korporasi dan lembaga besar turut menyokong suksesnya perhelatan ini melalui kemitraan strategis, di antaranya Bank Indonesia, Pelindo, PT Meares Soputan Mining, PT Mitra Jaya Samudera, Coca-Cola, dan Mayora.

​Meskipun lebih memberdayakan potensi lokal pada tahun ini, penyelenggara tetap membuka peluang untuk menghadirkan artis tingkat nasional pada ajang FPSL di masa mendatang seiring menguatnya kemandirian finansial festival.

​Melalui usung tema “Together in Harmony”, FPSL 2026 membuktikan bahwa festival budaya tak sekadar menjadi panggung hiburan rakyat, melainkan penggerak ekosistem ekonomi kreatif yang memberi dampak nyata bagi Kota Bitung. (kiti)

Berita Terkait

Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus
Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Becak Mogok di Lintasan KA Batang Kuis, Sukoyo Tewas pada Hari Ulang Tahunnya
Api Meluas di Tebing Belakang Kompleks PLN, Warga Waisai Berupaya Padamkan dengan Alat Seadanya
Kapolres Tegas! Ganja 121,54 Gram Dimusnahkan, Pelajar Diingatkan Jauhi Narkoba dan Miras
Kasat Resnarkoba Tegas! Polisi Kejar Pelaku Lain di Balik Peredaran Cap Tikus Ilegal di Raja Ampat
Polres Raja Ampat Musnahkan Ganja dan 200 Liter Cap Tikus, Kapolres: Kami Terus Kejar Pihak Lain yang Terlibat
Buntut Video Viral Tuding Wartawan, Pian dan Inong Sepakat Laporkan Akun Facebook ke Polisi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:43

Disedot 50 Ribu Pengunjung, Puncak FPSL 2026 Sukses Menggeliatkan Ekonomi dan Potensi Lokal Bitung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53

BUKAN SEKADAR JANJI, SMAN 1 BADAR MULAI BERBENAH: CCTV DIPASANG, 25 RUANGAN DIUSULKAN DIREHAB DAN 5 BANGUNAN BARU

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:43

Jalan Raya Kelapa Gading terutung Spre Banjir Akibat luapan Sungai Kali Bulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:12

Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:30

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:14

Peringati HUT Ke-27, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan untuk 36 Tokoh dan 11 Pelaku Usaha Taat Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:47

Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:47

Kapolres Bireuen Tandatangani Kerja Sama dengan Universitas Almuslim

Berita Terbaru

(ft. Dinas Kominfo Bitung)

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Disedot 50 Ribu Pengunjung, Puncak FPSL 2026 Sukses Menggeliatkan Ekonomi dan Potensi Lokal Bitung

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:43