TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Pasar Deli Tua dan Terminal Tipe C Deli Tua kembali menjadi perhatian pada Sabtu 12 September 2026. dr H Asri Ludin Tambunan menyusuri dua fasilitas tersebut. Kondisinya diperiksa dari sisi kebersihan, penataan, sarana transportasi sampai kesiapan mendukung layanan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang.
Pasar menjadi bagian paling sibuk. Pedagang membuka lapak, pembeli bergerak di antara kios, sementara kondisi kawasan ikut menentukan kenyamanan aktivitas jual beli. Asri Ludin Tambunan melihat langsung situasi tersebut sebelum menyoroti kebutuhan pembenahan fasilitas.
Pasar ini harus nyaman bagi pedagang dan masyarakat. Penataannya kita lihat dan benahi secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Pernyataan itu menunjukkan persoalan pasar tidak berhenti pada aktivitas perdagangan. Kebersihan, kenyamanan dan penataan kawasan ikut menentukan wajah pusat ekonomi Deli Tua. Pembenahan pun diarahkan mengikuti kondisi yang ditemukan saat peninjauan.
Perhatian kemudian bergeser ke Terminal Tipe C Deli Tua. Personel, aset, sarana dan prasarana diperiksa terkait kesiapan menghadapi pengoperasian BRT Mebidang.
Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan. Rambu dan marka menjadi bagian dari kebutuhan transportasi, sementara halte atau off corridor direncanakan pada sejumlah lokasi untuk menunjang pergerakan penumpang.
di sinilah persoalan pasar bertemu dengan transportasi. Aktivitas ekonomi membutuhkan akses yang mudah, sedangkan layanan angkutan membutuhkan fasilitas yang tertata. Terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat pergerakan kendaraan, tetapi ikut menentukan kemudahan warga mencapai pusat perdagangan.
Asri Ludin Tambunan mengatakan pembenahan pasar dan transportasi perlu berjalan beriringan. “Pasar dan transportasi harus sama-sama kita benahi. Masyarakat membutuhkan kawasan yang tertata, nyaman untuk beraktivitas, sekaligus akses transportasi yang semakin mudah,” katanya.
Peninjauan itu memperlihatkan dua wajah fasilitas Deli Tua yang saling berkaitan. Pasar membutuhkan penataan agar aktivitas perdagangan lebih nyaman. Terminal membutuhkan kesiapan sarana agar arus penumpang dan kendaraan dapat mengikuti kebutuhan transportasi baru.
Persoalannya kini bukan hanya kesiapan fisik. Ketepatan penataan, kebersihan, kelengkapan fasilitas dan kemampuan terminal menopang layanan BRT akan ikut menentukan apakah kawasan tersebut mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga.
Pemeriksaan lapangan itu menjadi catatan awal untuk melihat sejauh mana fasilitas ekonomi dan transportasi Deli Tua mampu bergerak beriringan. Pembenahan akan diuji oleh kondisi lapangan dan penggunaan masyarakat sehari-hari.(Ilham Gondrong)




















