
SIMEULUE Tribune Indonesia.com Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Kesehatan resmi menggelar rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dengan menerjunkan tim medis ke kawasan terluar. Berpusat di Desa Pulau Teupah, Kecamatan Teupah Barat, Sabtu (12/9/2026), aksi nyata ini berfokus pada pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Langkah proaktif ini menjadi wujud komitmen Pemkab Simeulue dalam mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik yang selama ini sulit dijangkau oleh warga kepulauan. Melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), jajaran Dinas Kesehatan memboyong langsung para tenaga ahli untuk memberikan intervensi medis secara cepat, tepat, dan terintegrasi di lapangan.
Dalam aksi sosial ini, masyarakat Pulau Teupah mendapatkan fasilitas pemeriksaan gratis dari Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Anestesi, hingga Dokter Umum. Kehadiran para dokter spesialis ini disambut antusias oleh warga setempat yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berkonsultasi serta mendapatkan perawatan medis tanpa harus menyeberang ke ibu kota kabupaten.
Tidak hanya menghadirkan layanan medis langsung, Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue juga memperkuat infrastruktur fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah tersebut. Langkah akselerasi ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan Alat Kesehatan (Alkes) berupa Doppler dan Partus Set yang ditujukan khusus untuk Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pulau Teupah.
Penyerahan alkes tersebut diharapkan mampu mendongkrak keandalan serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di garda terdepan. Kehadiran Doppler dan Partus Set yang standar dan modern ini bakal mempermudah bidan serta tenaga medis setempat dalam memantau denyut jantung janin hingga menangani proses persalinan yang aman dan higienis.
Rangkaian kegiatan peringatan HKN ke-62 ini menegaskan komitmen transformatif Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue untuk menghapus sekat geografis dalam pelayanan publik. Lewat penguatan faskes dan penyediaan SDM medis yang inklusif, Pemkab Simeulue optimistis dapat mewujudkan masyarakat kepulauan yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing.
(Becu)





















