Sekolah Rakyat Terintegrasi Pandeglang Mulai Beroperasi, Hutama Karya Dukung Akses Pendidikan bagi Keluarga Prasejahtera

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 05:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mendukung penyediaan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Infrastruktur pendidikan tersebut kini mulai dimanfaatkan dengan beroperasinya SRT 1 Kabupaten Pandeglang yang melayani siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Dibangun di atas kawasan seluas 11,3 hektare, SRT 1 Kabupaten Pandeglang menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Kawasan tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan hunian yang terintegrasi untuk mendukung proses pembelajaran dan pembentukan kemandirian siswa.

Dalam mendukung kegiatan pendidikan, SRT 1 Kabupaten Pandeglang dilengkapi dengan 36 ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama terpadu bagi siswa, serta asrama guru. Selain itu, tersedia perangkat komputer untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan ujian siswa, fasilitas olahraga berupa _track field_, lapangan basket, dan lapangan sepak bola, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Sebagai bagian dari dimulainya operasional sekolah, kegiatan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Kabupaten Pandeglang dilaksanakan pada Jumat (28/8). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang turut meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas dan asrama guru. Rangkaian MPLS selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus s.d 9 Semptember 2026.

Dimyati menyampaikan bahwa keberadaan SRT 1 Kabupaten Pandeglang perlu dijaga dan dirawat secara bersama-sama agar dapat terus memberikan manfaat bagi para siswa.

“Sekolah ini harus dirawat dan dijaga. Saya meminta seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga, memantau, dan terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan sekolah ini. Kehadiran sekolah ini menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Saya berharap anak-anak yang bersekolah di sini dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Dimyati.

Baca Juga:  Truk Kontainer Terguling di Perempatan Maesa Bitung, Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Saat ini, SRT 1 Kabupaten Pandeglang melayani 474 siswa yang berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Selatan. Setelah mengikuti rangkaian MPLS, para siswa akan menjalani program matrikulasi selama tiga bulan sebagai tahap persiapan mental dan akademik sebelum mengikuti proses pembelajaran secara penuh.

Pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari dukungan Hutama Karya terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-4 Pemerintah yang berfokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui peningkatan kualitas dan akses pendidikan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari kontribusi Perseroan dalam mendukung penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pandeglang, Hutama Karya mendukung upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami berharap kehadiran infrastruktur ini dapat menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung proses pembelajaran, pengembangan potensi, serta kemandirian para siswa,” ujar Hamdani.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf
Wabup Razuardi: RDTR Perkotaan Bireuen Harus Jadi Pijakan Nyata, Bukan Dokumen di Atas Kertas
Lompatan Kemandirian: 219 Penerima Bansos Bireuen Siap Dobrak Pasar Digital Lewat Jalur Wirausaha
Polsek Samalanga Gelar Patroli dan Sosialisasi Maklumat Kapolda Aceh untuk Cegah Karhutla
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 02:35

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Rabu, 4 November 2026 - 00:31

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Selasa, 3 November 2026 - 23:38

Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Selasa, 3 November 2026 - 14:15

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Selasa, 3 November 2026 - 13:30

Jelang Milad ke-79, Ahmad Syarifudin Ila Boyong Panitia Alkhairat Kunjungi Wali Kota Bitung

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10