P3-TGAI Dinilai Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan di Aceh Tenggara

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh muda pertanian di Kecamatan Lawe Alas, Marham Jayadi, SP. (Dok.ist)
Tokoh muda pertanian di Kecamatan Lawe Alas, Marham Jayadi, SP. (Dok.ist)

ACEH TENGGARA – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dinilai memberikan manfaat langsung bagi petani di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya dalam meningkatkan ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Tokoh muda pertanian di Kecamatan Lawe Alas, Marham Jayadi, SP, mengatakan pembangunan jaringan irigasi merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat petani. Menurutnya, program pemerintah yang menyentuh langsung sektor pertanian patut didukung sekaligus diawasi agar pelaksanaannya sesuai ketentuan.

“Masuknya program pembangunan dari pusat ke daerah pada dasarnya patut diapresiasi, terlebih program swakelola memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Marham. Minggu (9/8/2026).

Ia menilai manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, seperti jasa pengangkutan material, toko bangunan, hingga usaha penyediaan tempat tinggal bagi tenaga pendamping dari luar daerah.

Baca Juga:  Al-Umuslim Memiliki Tanah Perkebunan 300 Hektar Untuk Penanaman Sawit

Marham juga mengapresiasi P3-TGAI karena dinilai membantu kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.

“Kita harus mendukung program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada petani,” katanya.

Meski demikian, ia meminta pelaksanaan program tetap diawasi secara objektif. Jika ditemukan kekurangan, kata dia, persoalan harus diselesaikan berdasarkan data dan aturan yang berlaku.

“Yang benar kita dukung, yang salah diperbaiki. Kalau ada dugaan pelanggaran harus diperiksa melalui jalur yang benar. Kepentingannya tetap masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Selasa, 29 September 2026 - 08:07

Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Selasa, 29 September 2026 - 04:42

APBK-P Aceh Tengah 2026 Naik Rp121 Miliar, Aktivis Gayo Pertanyakan Arah Kebijakan Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:41