
ACEH TENGGARA – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dinilai memberikan manfaat langsung bagi petani di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya dalam meningkatkan ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Tokoh muda pertanian di Kecamatan Lawe Alas, Marham Jayadi, SP, mengatakan pembangunan jaringan irigasi merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat petani. Menurutnya, program pemerintah yang menyentuh langsung sektor pertanian patut didukung sekaligus diawasi agar pelaksanaannya sesuai ketentuan.
“Masuknya program pembangunan dari pusat ke daerah pada dasarnya patut diapresiasi, terlebih program swakelola memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Marham. Minggu (9/8/2026).
Ia menilai manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, seperti jasa pengangkutan material, toko bangunan, hingga usaha penyediaan tempat tinggal bagi tenaga pendamping dari luar daerah.
Marham juga mengapresiasi P3-TGAI karena dinilai membantu kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.
“Kita harus mendukung program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada petani,” katanya.
Meski demikian, ia meminta pelaksanaan program tetap diawasi secara objektif. Jika ditemukan kekurangan, kata dia, persoalan harus diselesaikan berdasarkan data dan aturan yang berlaku.
“Yang benar kita dukung, yang salah diperbaiki. Kalau ada dugaan pelanggaran harus diperiksa melalui jalur yang benar. Kepentingannya tetap masyarakat,” pungkasnya.


















