Minta Transparansi Dana BOS di SDN 2 Biak Muli, LKGSAI Cium Ketidaksesuaian Data dan Honor Non-ASN

- Editor

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Ketua Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Saidul Amran, angkat bicara mengenai temuan perbedaan data serta alokasi honor guru non-ASN dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 2 Biak Muli, Kabupaten Aceh Tenggara.

Saidul Amran menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, tata kelola anggaran pendidikan berkaitan langsung dengan penggunaan uang negara dan pemenuhan hak-hak peserta didik.

“Kami mempertanyakan mengapa masih ditemukan berbagai perbedaan data antara Dapodik, data lapangan, dan data yang tersedia pada sistem pemerintah. Data pendidikan seharusnya menjadi data yang paling akurat karena menjadi dasar penyaluran anggaran negara. Jika datanya berbeda-beda, maka publik berhak meminta penjelasan,” tegas Saidul Amran saat memberikan keterangan resmi.

Soroti Honor Guru Non-ASN

Selain masalah sinkronisasi data, tim LKGSAI juga menemukan alokasi honorarium untuk guru non-ASN dalam dokumen penggunaan Dana BOS di sekolah tersebut. Pihaknya mempertanyakan kejelasan status dan dasar hukum penerimaan honor tersebut, terlebih pemerintah pusat tengah gencar melakukan penataan tenaga non-ASN secara nasional.

“Pemerintah sudah melakukan penataan tenaga non-ASN secara nasional. Karena itu, kami meminta pihak sekolah menjelaskan secara terbuka status guru yang menerima honor tersebut dan dasar hukumnya,” lanjutnya.

Saidul mengingatkan agar tidak ada penggunaan dana yang tidak diimbangi dengan payung hukum yang kuat.

“Jangan sampai ada anggaran yang digunakan tanpa dasar yang jelas. Uang BOS bukan milik pribadi, melainkan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:  Dunia Pers Berduka, Pemred Okeyboz.com Jadi Korban Pembunuhan Brutal

Mendorong Transparansi, Bukan Menuduh

Kendati demikian, LKGSAI mengklarifikasi bahwa langkah yang mereka ambil bukan bentuk tuduhan penyimpangan, melainkan desakan agar pihak sekolah bersikap terbuka kepada publik.

“Kalau memang semuanya sudah sesuai aturan, tunjukkan dokumennya kepada publik. Tidak perlu takut jika administrasi dan penggunaan anggaran dilakukan secara benar. Sebaliknya, apabila terdapat ketidaksesuaian, maka harus segera diperbaiki dan dijelaskan kepada masyarakat. Transparansi bukan pilihan, tetapi kewajiban bagi setiap penyelenggara pendidikan yang menggunakan anggaran negara,” terang Saidul.

Urgensi Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Guna mencegah berkembangnya polemik di tengah masyarakat, Saidul Amran meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara untuk segera turun tangan melakukan verifikasi menyeluruh.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara untuk melakukan evaluasi dan verifikasi terhadap data sekolah agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat,” pintanya.

LKGSAI berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga pihak sekolah maupun dinas terkait memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara terang benderang.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada penjelasan yang terang. Pendidikan adalah urusan masa depan anak-anak, sehingga tidak boleh ada data yang kabur, tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi, dan tidak boleh ada penggunaan anggaran yang menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” pungkas Saidul Amran.

Berita Terkait

Pemkab Aceh Selatan Percepat Pengusulan Sembilan Wilayah Pertambangan Rakyat Untuk Kepastian Hukum Masyarakat
Wakil Bupati Bireuen Buka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Bireuen
Tak Sekadar Memantau, Polsek Darul Hasanah Dampingi Warga Melintasi Jalur Darurat
DI BALIK KEKAYAAN SUMBER DAYA ALAM: PARADOKS KETERTINGGALAN DAN KETIMPANGAN KEADILAN EKOLOGIS DI DAERAH PERIFERI
Babinsa Posramil Peulimbang Bantu Petani Cabut Bibit Padi, Dukung Percepatan Musim Tanam
Tak Sekadar Bangun Rumah, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Hadirkan Kolam Lele untuk Kemandirian Pangan Masyarakat
Baru Selesai Dikerjakan Proyek Pokir DPRK Kembali Amblas
Operasi Siber Polda Jabar Berhasil Ungkap Jaringan Judi Online Berkedok Hiburan Digital
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:19

​Pelindo Bitung Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas Lewat Koordinasi Strategis Bersama Polres

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:18

Jejak Kerikil di Balik Kaca Pecah

Senin, 20 Juli 2026 - 05:31

​Peringati Hari Koperasi ke-79, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Modernisasi Ekonomi di Bitung

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:17

Kilau Benang Emas di Panggung PRSU

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:47

Penghormatan Terakhir untuk Khairul Arzani

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:21

​Wujud Kepedulian Nyata, Begini Momen Hangat Wali Kota Bitung Saat Membaur di Rumah Duka Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:47

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:11

Panen Padi, Jawaban Cepat untuk Sawah Ramunia

Berita Terbaru