KUTACANE/Tribuneimdonesi.com
Sejumlah warga Agara mulai menyoroti, proyek pengerukan sungai yang bersumber dari dana pikiran rakyat anggota dewan.
Pasalnya, baru beberapa hari selesai dikerjakan, proyek Pokir Marah Hakim, anggota DPRK kembali amblas karena digerus arus sungai lawe bulan.
Amblasnya timbunan proyek pengerukan sungai Lawe Bulan itu, tak ayal jadi perbincangan hangat berbagai komponen masyarakat.
Pasalnya, badan jalan yang sebelumnya amblas dan sempat ditimbun lewat proyek Pokir anggota DPRK tersebut, kembali amblas dan bahkan badan jalan kabupaten Manunggal itu semakin meluas.
Dayat, salah seorang warga Babussalam mengaku heran melihat amblasnya proyek Pokir anggota DPRK Marwal Hakim tersebut.
Informasi yang kami Terima menyebutkan, untuk proyek Pokir pengerukan sungai lawe bulan itu total biayanya Rp200 juta. Sedangkan panjang dasar sungai yang dikeruk mulai dari jembatan bacanglade sampai Pulonas batas Kota Kutacane itu mencapai 700 meter.
Anehnya, kendati menelan biaya lumayan besar, proyek Pokir ini kualitasnya sangat diragukan, bahkan badan jalan yang sebelumnya amblas dan lalu ditimbun lagi, akhirnya amblas lagi dan membuat munculnya lubang besar pada berem jalan manunggal, tepatnya di samping kantor PWI Aceh Tenggara tersebut.
, “Beberapa hari yang lalu, karena lebarnya berem dan badan jalan amblas ke daerah sungai, seorang pengendara roda dua nyebur ke dalam sungai lawe bulan Di samping Kantor PWI, ” Ujar Ame Fahmi, warga di sekitar lokasi.
Agar tidak menyebabkan warga menjadi korban akibat berem dan badan jalan amblas tersebut, warga Pulonas dan warga kite lainnya mendesak Marwal Hakim agar menimbun kembali tebing badan jalan yang amblas tersebut.
, “Biaya proyeknya terbilang besar, namun kenapa menimbun tebing sungai yang tak sampai 15 meter itu pun, anggota Dewan pemilik proyek Pokir tak mau menimbunnya lagi, ” Sindir warga lainnya.
Sikap diam dan tak peduli anggota DPRK pemilik dana Pokir tahun 2026 tersebut, sambung warga lainnya, jelas tidak peka dan hanya memikirkan untung proyek saja.
Marwal Hakim, anggota DPRK pemilik proyek Pokir pengerukan sungai Lawe Bulan tersebut, ketika tribuneindonesia.com konfirmasi, Jumat lalu lalu, tak menjawab konfirmasi yang dikirimkan tribuneindonesia.com melainkan WhatsApp,terkait amblasnya timbunan pengaman tebing sungai kali bulan tersebut. (Tribuneindonesia.com)
Press~abdgn gasekk















