BBM Tersendat, Penjelasan Dipertanyakan

- Editor

Senin, 20 Juli 2026 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Arus distribusi bahan bakar minyak di Sumatera Utara tersendat selama beberapa hari terakhir.Antrian kendaraan meggurita di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), memicu pertanyaan masyarakat mengenai penyebab gangguan yang terjadi di tengah klaim bahwa ketersediaan stok BBM tetap mencukupi.

di tengah situasi tersebut, LSM Gerakan Rakyat Pejuang Keadilan (GRPK) mendatangi Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), pada Senin, 20 Juli 2026. Audiensi itu dilakukan untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai penyebab terganggunya distribusi BBM yang berdampak pada pelayanan di berbagai SPBU.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Humas Officer Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rafly. dalam penjelasannya, Rafly menyebut gangguan distribusi terjadi akibat dinamika dalam proses pendistribusian BBM, termasuk pelaksanaan pembinaan terhadap mitra transportasi. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan dipicu aksi mogok para pengemudi mobil tangki sebagaimana beredar di tengah masyarakat.

Pertamina juga menjelaskan konsumsi BBM meningkat sekitar 10 hingga 15 persen selama masa libur sekolah. Pada saat bersamaan, distribusi mengalami hambatan setelah sejumlah mobil tangki terjebak kemacetan di jalur Sibolangit hingga lebih dari 12 jam. keterlambatan itu berimbas pada jadwal pengiriman menuju depot dan sejumlah SPBU.

untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendatangkan tambahan armada mobil tangki dari luar Kota Medan, di antaranya dari Kisaran dan Lhokseumawe. langkah itu diharapkan mampu mempercepat pasokan BBM ke wilayah yang mengalami keterlambatan.

namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab tanda tanya yang berkembang. LSM GRPK menilai sejumlah alasan yang disampaikan masih memerlukan uraian yang lebih rinci agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang terjadi.

Baca Juga:  Dampingi Bupati DAN POS TNI AL MANGGAR SAMBANGI BUKU LIMAU

menurut GRPK, masa libur sekolah bukan peristiwa yang datang tanpa perkiraan. agenda itu berlangsung setiap tahun sehingga peningkatan konsumsi BBM seharusnya telah diperhitungkan dalam perencanaan operasional. Pertanyaan pun muncul mengenai kesiapan armada dan pola distribusi sehingga lonjakan permintaan tidak berujung pada antrian panjang di SPBU.

Sorotan lain tertuju pada penjelasan mengenai pembinaan terhadap mitra transportasi. apabila proses tersebut memang berlangsung dalam waktu bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, muncul pertanyaan mengenai langkah antisipasi yang disiapkan agar pelayanan distribusi tetap berjalan normal.

di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya menyampaikan bahwa stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman. Persoalan, menurut pemerintah provinsi, berada pada mata rantai distribusi. Pernyataan itu membuat penjelasan dari setiap pihak menjadi penting agar informasi yang diterima masyarakat tidak saling bertentangan.

yang dibutuhkan masyarakat ialah penjelasan yang utuh mengenai penyebab distribusi terganggu, disertai langkah jelas agar peristiwa serupa tidak kembali berulang,” ujar perwakilan DPP LSM GRPK usai pertemuan.

LSM GRPK mengapresiasi keterbukaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang menerima audiensi dan memberikan penjelasan secara langsung. Organisasi itu berharap evaluasi terhadap tata kelola distribusi, kesiapan armada pengangkut, serta penyampaian informasi kepada masyarakat diperkuat sehingga pasokan BBM di Sumatera Utara berlangsung lancar dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23