Deli Serdang Perkuat Perlawanan Narkoba, BNN Dorong Strategi Rehabilitasi Generasi Muda

- Editor

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Kabupaten Deli Serdang memperkuat langkah terpadu bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika yang menyasar berbagai wilayah, mulai kawasan pegunungan hingga pesisir. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi mempersempit ruang gerak jaringan narkoba sekaligus memperluas penyelamatan generasi muda melalui pencegahan dan rehabilitasi.

Langkah tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2026 di Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang, Lubuk Pakam, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli I TP PKK Deli Serdang Ny Asniar Lom Lom Suwondo, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta perwakilan Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang.

Lom Lom Suwondo menyampaikan, karakter wilayah Deli Serdang yang luas dengan jumlah penduduk besar serta memiliki jalur geografis yang berbatasan dengan kawasan pegunungan dan pesisir menjadi tantangan serius dalam memutus jaringan peredaran narkotika.

Deli Serdang memiliki wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk salah satu yang terbesar di Sumatera Utara. Kondisi geografis yang beririsan dengan kawasan pegunungan dan pesisir berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkoba. Karena itu, seluruh elemen daerah harus bergerak bersama memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika,” ujar Lom Lom.

menurutnya, penanganan narkoba tidak hanya berorientasi pada penindakan hukum, tetapi juga membutuhkan pendekatan pemulihan bagi para penyalahguna agar mampu kembali menjalani kehidupan produktif di tengah keluarga dan lingkungan sosial.

Ia menegaskan, generasi muda harus menjadi perhatian utama karena penyalahgunaan narkoba dapat menghambat masa depan serta merusak potensi sumber daya manusia daerah.

anak-anak muda harus mendapatkan perlindungan agar tumbuh sehat, memiliki masa depan yang baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan daerah,” katanya.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol Joshua Tampubolon, menjelaskan bahwa penanganan penyalahgunaan narkoba, terutama pada kelompok remaja dan generasi Z, membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

melalui program “Ananda Bersinar” (Anak dan Remaja Bersih Narkoba), BNN memberikan perhatian khusus terhadap kelompok usia remaja yang mulai rentan terpapar narkoba sejak usia 15 tahun.

penegakan hukum saja belum cukup. Pencegahan harus berjalan bersama pemulihan melalui rehabilitasi serta pembekalan keterampilan hidup agar para penyalahguna mampu kembali mandiri,” ungkap Joshua.

Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang juga mengembangkan berbagai program keterampilan bagi para klien, seperti pelatihan bengkel sepeda motor, budidaya hidroponik, pembuatan batu roster, budidaya ikan gurame dan jamur, hingga pengelolaan kafe doorsmeer.

Program tersebut dirancang untuk membangun kemampuan ekonomi dan sosial para peserta rehabilitasi agar mampu kembali berperan positif setelah menyelesaikan proses pemulihan.

Joshua menyebut, menjelang HANI 2026, BNN Kabupaten Deli Serdang telah menjalankan berbagai langkah pencegahan dan penindakan, antara lain razia di sejumlah tempat hiburan malam, sosialisasi bahaya narkoba di 22 kecamatan yang masuk kategori rawan penyalahgunaan, serta pengungkapan upaya penyelundupan dua kilogram sabu di Bandara Internasional Kualanamu.

Peringatan HANI 2026 di Deli Serdang juga diisi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penyampaian pengalaman mantan penyalahguna narkoba, serta pertunjukan seni dan kreativitas dari para klien rehabilitasi.

rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui penguatan pencegahan, pemulihan, dan pemberdayaan agar masyarakat memiliki daya tahan menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika (Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Beras Bantuan dan Data Penerima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Minggu, 6 September 2026 - 15:28

Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:26

UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang

Minggu, 6 September 2026 - 07:15

Jati Merah dan Tobat Ekologis

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

Minggu, 6 September 2026 - 02:27

Beras Bantuan dan Data Penerima

Sabtu, 5 September 2026 - 03:13

​Wujudkan Bitung Bebas Sampah, Tim Rompi Hijau Sterilkan Area Depan SPBU Giper

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35