​Saling Tantang di Medsos Berujung Tragis, Remaja di Bitung Tertancap Panah Wayer

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comAksi saling tantang di media sosial berujung pada tindakan kriminal berdarah. Seorang remaja berinisial ONM (17), warga Kelurahan Winenet Satu, Kecamatan Airtembaga, harus dilarikan ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung setelah menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis panah wayer, Rabu (10/06/26).

​Bergerak cepat merespons peristiwa tersebut, Tim Resmob Polsek Maesa yang dipimpin Aiptu Janny Tumbuan langsung memburu para pelaku.

Hasilnya, salah satu terduga pelaku utama berinisial AY (19) alias Ardiansya, warga Kelurahan Wangurer Barat, berhasil diringkus tanpa perlawanan di wilayah Kampung Candi Managis beberapa jam setelah kejadian.

​Peristiwa ini bermula dari konflik digital di media sosial antara korban dan seorang pemuda lainnya berinisial (Z). Keduanya sepakat untuk menyelesaikan perselisihan tersebut dengan cara berkelahi dan menentukan titik temu di depan SMA Negeri 1 Bitung, Kelurahan Madidir Ure.

Sekitar pukul 14.30 WITA, korban (ONM) yang awalnya hendak pergi menonton pertandingan sepak bola di Stadion Dua Saudara, menyempatkan diri mendatangi lokasi pertemuan berboncengan dengan rekannya.

Korban mengira perkelahian akan dilakukan secara jantan dengan tangan kosong.

​Namun setibanya di depan pangkalan ojek dekat sekolah tersebut, korban justru dijebak. Terduga pelaku (Z) langsung menanyakan kesiapan korban dan sejurus kemudian mencabut senjata panah wayer yang sudah siap dilontarkan.

​”Korban sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor bersama rekannya. Namun, pelaku mengejar dan melepaskan anak panah tersebut hingga mengenai bagian belakang tubuh korban,”

ujar sumber di kepolisian.

Baca Juga:  Dendam Pribadi Berdarah, Remaja 13 Tahun Dikeroyok 4 Pemuda Pakai Senjata Tajam di Bitung

Meskipun dalam keadaan terluka dan menahan sakit yang luar biasa, korban sempat terjatuh sebelum akhirnya dievakuasi oleh rekannya, Ikbal, ke RS Budi Mulia untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Sementara itu, pelaku (Z) dan kelompoknya, termasuk (AY), langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

​Mendapat laporan lisan dari orang tua korban yang saat itu masih mendampingi anaknya di rumah sakit, Tim Resmob Polsek Maesa langsung melakukan pengembangan di lapangan.

​Pada Senin malam sekitar pukul 21.10 WITA, petugas berhasil mengendus keberadaan salah satu pelaku, (AY), di Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir.

Pemuda pengangguran tersebut langsung dikepung dan diamankan ke markas kepolisian tanpa sempat memberikan perlawanan.

Dari tangan pemuda tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

  • 1 buah alat pelontar (ketapel)
  • 1 buah anak panah wayer besi

Saat di konfirmasi, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Deiby Darus membenarkan adanya kejadian tersebut.

​Saat ini, (AY) telah di amankan di Polsek Maesa dan diserahkan ke Piket Unit Reskrim serta SPKT untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengejar pelaku lain yang terlibat dalam aksi penganiayaan bersama tersebut. (kiti)

Berita Terkait

Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:33

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:37

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:36

Dipimpin Dirut Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:04

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33