ASPRUMNAS Sumut Kawal 3 Juta Rumah, Bongkar Modus “Lab di Balik Meja” Proyek MBR

- Editor

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Medan-Dewan Perwakilan Wilaya Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Nasional (ASPRUMNAS) Sumatera Utara menegaskan komitmennya mengawal program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memperingatkan adanya praktik dugaan manipulasi mutu pada proyek infrastruktur perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Penegasan tersebut mengemuka pada kegiatan “Ngopi Bareng” ASPRUMNAS Sumatera Utara yang digelar di Medan, Minggu (7/6/2026), dihadiri Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali, P, SE, MM, jajaran pengurus DPW dan DPD ASPRUMNAS se-Sumatera Utara, serta notaris rekanan.

Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali, P, SE, MM menekankan pentingnya penguatan organisasi hingga ke daerah agar mampu berkontribusi maksimal terhadap target penyediaan hunian nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Gerakan dari DPW Sumatera Utara sangat penting karena ini merupakan program andalan Presiden Prabowo, yakni pembangunan 3 juta unit rumah per tahun,” tegasnya.

menurutnya, optimalisasi kinerja kepengurusan menjadi faktor penting untuk mempercepat realisasi pembangunan perumahan rakyat, sekaligus memastikan seluruh program organisasi berjalan efektif dan terukur.

Pada kesempatan tersebut, pengurus DPW ASPRUMNAS Sumut juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai hambatan yang selama ini dihadapi sektor pengembangan dan pemasaran perumahan.

Pengurus DPW ASPRUMNAS Sumut Rudolf Naibaho mengatakan berbagai kendala di lapangan perlu dibedah secara terbuka guna menghasilkan solusi yang dapat mempercepat pelayanan kebutuhan hunian masyarakat.

kegiatan ini menjadi ruang evaluasi kepengurusan. Berbagai hambatan yang mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada sektor pengembangan dan pemasaran perumahan, harus dicari jalan keluarnya,” ujarnya.

Selain membahas percepatan pembangunan rumah rakyat, forum juga memberi perhatian serius terhadap kualitas prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) pada kawasan perumahan MBR.

Baca Juga:  Drama Dukungan Golkar Sumut: 32 DPD II Solid di Belakang Ijeck, Labura Membelot di Detik Terakhir

Ketua DPD ASPRUMNAS Asahan H. Alfan Sitorus menegaskan kualitas PSU tidak boleh dikorbankan demi mengejar kuantitas pembangunan. Standar mutu material, termasuk penggunaan paving block dan infrastruktur pendukung lainnya, harus tetap dipertahankan agar masyarakat memperoleh lingkungan hunian yang aman dan layak.

mutlak harus dipertahankan kualitas PSU untuk perumahan MBR, termasuk standar penggunaan paving block agar masyarakat mendapatkan infrastruktur yang berkualitas dan tahan lama,” katanya.

Forum tersebut juga menyoroti dugaan praktik yang disebut sebagai “Lab di Balik Meja”, yakni modus rekayasa pengujian material melalui penggunaan sampel terbaik atau golden sample untuk memperoleh hasil uji sesuai standar, sementara material yang dipasang di lapangan diduga memiliki kualitas berbeda.

Praktik tersebut dinilai berpotensi meloloskan pencairan anggaran secara penuh meski mutu pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Dampaknya dapat terlihat pada berbagai kerusakan dini, mulai dari jalan paving yang cepat hancur, drainase rusak, hingga meningkatnya risiko banjir di kawasan permukiman.

ASPRUMNAS Sumut menilai integritas teknis harus menjadi prioritas utama pada setiap proyek perumahan rakyat. Kelengkapan administrasi tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pekerjaan apabila kualitas fisik di lapangan tidak memenuhi standar.

untuk memperkuat pengawasan, forum mendorong penerapan uji petik lapangan secara acak melalui metode Hammer Test, penguatan sistem rantai kustodi laboratorium independen yang terakreditasi, serta penerapan daftar hitam terhadap pihak-pihak yang terbukti menggunakan material non-SNI pada proyek perumahan rakyat.

melalui konsolidasi tersebut, ASPRUMNAS Sumatera Utara menegaskan dukungan penuh terhadap program pembangunan 3 juta rumah pemerintah, sekaligus mengawal kualitas infrastruktur perumahan agar anggaran negara terlindungi dan masyarakat memperoleh hunian yang layak, aman, serta berkelanjutan (Ilham Gondrong)

Berita Terkait

IWO Bali Dukung Amicus Curiae, Tolak Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali
GRPK Pertegas Perjuangan Hukum dan Pembelaan bagi Masyarakat
GRPK Soroti Revitalisasi SDN 101865 Bintang Meriah Bernilai Rp872 Juta, Kepala Sekolah Diminta Bertanggung Jawab
GRPK Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim ke MA dan Komisi Yudisial
SK BBHAR PDI Perjuangan Deli Serdang Resmi Terbit, Posko Bantuan Hukum Siap Jangkau 22 Kecamatan dan 380 Desa Kelurahan
Khitanan Massal 55 Anak Perkuat Kepedulian Sosial Pesantren
GRPK Soroti Pemberitaan Sentilan Bupati Deli Serdang, Tegaskan Pemahaman Anggaran Daerah Harus Utuh
Rumah Datok Ong Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Tiga Lembaga Apresiasi Bupati Deli Serdang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:05

Investasi Bernilai Tinggi: Menolak Keuntungan Sesaat, Membangun Kemakmuran Abadi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:27

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:02

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Bongkar Peredaran Sabu, Seorang ASN Ditangkap

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:06

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Pantau Harga Ayam Kampung Melalui Komsos dengan Pedagang Keliling

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:04

Babinsa Koramil 07/Jangka Imbau Warga Waspada Cuaca Panas dan Jaga Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:07

Layanan Dokter Gigi drg. Irda Rahayu Layani Pasien BPJS dan Umum, Jangkau Seluruh Desa di 16 Kecamatan Aceh Tenggara

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06

APRI: Negara Jangan Kriminalisasi Penambang Rakyat, Kejar Cukong Tambang, Bukan Warga Kecil

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:36

Jumat Berkah, Satlantas Polres Bireuen Berbagi Nasi Kotak kepada Pengguna Jalan dan Masyarakat

Berita Terbaru