ACEH | TribuneIndonesia.com – Setelah memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Aceh sejak tahun 2024, Chaidir Toweren memutuskan untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan organisasi kepada Drs. M. Isa Alima.
Keputusan tersebut diambil Chaidir Toweren karena faktor kesibukan yang semakin padat, ditambah aktivitasnya yang lebih banyak berada di luar Banda Aceh sehingga dinilai kurang maksimal dalam menjalankan roda organisasi di tingkat provinsi.
Dalam keterangannya, Chaidir menyampaikan bahwa keputusan untuk mundur dari jabatan Ketua DPD PJS Aceh dilakukan demi kepentingan organisasi agar tetap dapat berkembang dan berjalan optimal di bawah kepemimpinan yang lebih aktif dan dekat dengan pusat kegiatan organisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PJS Aceh yang telah mendukung berbagai program organisasi selama saya memimpin. Karena faktor kesibukan dan jarangnya saya berada di ibu kota provinsi, saya merasa perlu memberikan kesempatan kepada sosok yang lebih leluasa dalam menggerakkan organisasi,” ujar Chaidir Toweren.
Selain faktor tersebut, Chaidir mengaku ingin lebih fokus mengembangkan organisasi pers lokal yang saat ini dibentuk dan dipimpinnya. Menurutnya, organisasi tersebut membutuhkan perhatian dan konsentrasi penuh agar dapat tumbuh menjadi wadah yang kuat bagi insan pers di daerah.
“Saya juga ingin lebih fokus membesarkan organisasi pers lokal yang saat ini saya bentuk dan pimpin. Organisasi ini membutuhkan perhatian khusus agar mampu menjadi rumah bersama bagi para jurnalis daerah serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pers,” katanya.
Meski tidak lagi memimpin DPD PJS Aceh, Chaidir menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung perkembangan organisasi dan menjaga hubungan baik dengan seluruh pengurus maupun anggota PJS.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Drs. M. Isa Alima, PJS Aceh akan semakin maju dan mampu memperkuat peran jurnalis siber dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga profesionalisme pers.
“Saya berharap di tangan Bapak M. Isa Alima, PJS Aceh akan lebih baik lagi, semakin solid, dan mampu melahirkan program-program yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, Drs. M. Isa Alima menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi. Ia berkomitmen meneruskan program-program yang telah berjalan serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah-daerah di Aceh.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PJS Aceh untuk semakin berkembang sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi independensi, kompetensi, dan etika jurnalistik di era digital. (##)














