Bitung | Tribuneindonesia.com – Sinergitas antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus diperkuat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komitmen ini ditegaskan lewat kehadiran Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Bitung tersebut menjadi simbol nyata dukungan penuh kedaerahan terhadap pembinaan generasi muda di sektor militer.
Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam), Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P.
Momentum ini menandai lahirnya barisan prajurit baru yang siap didistribusikan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pendidikan ketat yang telah dilalui para tamtama tersebut diharapkan mampu mencetak personel TNI AD yang tidak hanya disiplin, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Suasana haru dan bangga menyelimuti lokasi kegiatan yang turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat teras dari instansi TNI dan Polri.
Tidak ketinggalan, para keluarga prajurit juga memadati area upacara untuk menyaksikan langsung pelantikan putra-putra terbaik mereka.
Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tugas-tugas pertahanan negara.
Melalui momentum kelulusan ini, hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Bitung dan institusi TNI diharapkan semakin solid, khususnya dalam mengawal stabilitas keamanan wilayah.
Penutupan program Dikmata Angkatan 2026 ini menjadi langkah strategis bersama dalam memastikan kesiapan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang yang tangguh demi ketenteraman masyarakat di wilayah Bitung dan sekitarnya. (kiti)
















