TribuneIndonesia.com- Medan-Peta persaingan menuju kursi Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) periode 2026–2031 mulai mengerucut. Ketua DPW BM PAN Sumatera Utara sekaligus Bendahara DPW PAN Sumut, Mora Harahap, resmi mengembalikan berkas pencalonannya di Sekretariat Kongres VII BM PAN, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5), dengan membawa agenda besar penguatan kaderisasi dan konsolidasi nasional organisasi sayap kepemudaan PAN.
langkah Mora dinilai mempertegas keseriusannya dalam kontestasi internal BM PAN. Kehadirannya bersama sejumlah pengurus dan kader dari berbagai daerah memperlihatkan kuatnya dukungan politik yang mulai terkonsolidasi menjelang Kongres VII BM PAN yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Juli 2026 di Marbella, Anyer, Banten.
dalam agenda pengembalian berkas tersebut, Mora didampingi Ketua DPP BM PAN Iqbal Tanjung serta Ketua BM PAN Kota Medan M. Faisal B IRKH. Kehadiran sejumlah pengurus lintas wilayah itu disebut menjadi representasi dukungan kolektif terhadap arah baru kepemimpinan BM PAN ke depan.
tak hanya hadir sebagai kandidat, Mora tampil membawa gagasan besar terkait masa depan organisasi. Ia menegaskan bahwa BM PAN harus bergerak melampaui pola organisasi konvensional dan menjadi pusat lahirnya kader muda yang adaptif, progresif, serta memiliki kapasitas kepemimpinan nasional.
saya hadir membawa amanah dan harapan dari kader-kader muda PAN di berbagai daerah. BM PAN harus tampil sebagai ruang kaderisasi yang kuat, modern, dan mampu menjawab tantangan politik generasi muda,” ujar Mora dalam sambutannya.
Menurutnya, penguatan organisasi tidak cukup hanya bertumpu pada struktur formal, melainkan harus dibangun melalui kerja kolektif yang mampu menyatukan energi kader di seluruh Indonesia. Karena itu, ia menempatkan konsolidasi nasional sebagai prioritas utama dalam visi kepemimpinannya.
Mora juga menegaskan komitmennya untuk memperluas ruang kolaborasi antarwilayah tanpa sekat kepentingan kelompok. Ia ingin BM PAN menjadi organisasi yang solid secara ideologis sekaligus dinamis dalam menjangkau generasi milenial dan Gen Z.
BM PAN harus menjadi motor penggerak anak muda PAN yang inovatif, inklusif, dan memiliki daya saing politik di tingkat nasional. Organisasi ini harus mampu melahirkan kader-kader yang siap menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.
dalam proses pencalonannya, Mora disebut telah mengantongi dukungan awal dari enam DPW BM PAN. Dukungan tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring intensifnya komunikasi politik dan konsolidasi yang dilakukan ke sejumlah wilayah menjelang pelaksanaan kongres.
Sejumlah pengamat internal PAN menilai, modal dukungan daerah menjadi faktor penting dalam perebutan kursi Ketua Umum BM PAN. Selain kekuatan jaringan, kemampuan membangun komunikasi lintas generasi dinilai akan menjadi penentu utama dalam kontestasi kali ini.
Kongres VII BM PAN sendiri akan menjadi forum strategis dalam menentukan arah baru organisasi kepemudaan PAN untuk lima tahun mendatang. Selain Mora Harahap, sejumlah nama lain yang turut disebut dalam bursa calon ketua umum di antaranya Riyan Hidayat, Slamet Ariyadi, dan Mitra Fachruddin.
hingga kini, tahapan pendaftaran dan verifikasi bakal calon Ketua Umum BM PAN masih berlangsung di bawah koordinasi panitia kongres. Dinamika politik internal organisasi diperkirakan akan terus berkembang menjelang penetapan resmi kandidat yang akan bertarung pada Kongres VII mendatang.
Ilham Gondrong
















