Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang

- Editor

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang”

 

Simalungun I TribuneIndonesia.Com-Satu unit mobil Toyota Innova Reborn milik Samsul Bahri Barito hangus dibakar orang tak dikenal (OTK) pada Minggu 10 Mei 2026 dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa itu diduga kuat berkaitan dengan persaingan bisnis getah karet di kawasan PT BSRE Bridgestone Dolok Melangir.

Insiden mencekam tersebut terjadi saat mobil korban terparkir di garasi rumah. Api tiba-tiba membesar dan nyaris membakar rumah beserta seluruh anggota keluarga yang sedang tertidur lelap.

Korban menduga aksi pembakaran itu bukan kriminal biasa, melainkan bentuk teror terencana yang mengarah pada upaya pembunuhan terhadap dirinya dan keluarganya.

Kami langsung terbangun saat api membesar. Mobil segera kami dorong keluar garasi supaya rumah tidak ikut terbakar. Kalau terlambat sedikit saja, mungkin anak dan istri saya sudah jadi korban,” ungkap Samsul Bahri Barito kepada wartawan dengan nada penuh emosi.

Samsul menyebut, beberapa minggu terakhir dirinya tengah menghadapi konflik panas terkait bisnis suplai getah karet di wilayah perusahaan perkebunan tersebut. Ia mengaku sempat dilaporkan ke pihak kepolisian oleh seseorang yang diduga berkaitan dengan kelompok pemasok karet pesaing bisnisnya.

namun setelah didampingi kuasa hukumnya, Poltak Silitonga, pihaknya menilai laporan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Klien kami sebelumnya dikriminalisasi lewat laporan yang kami duga sarat kepentingan. Setelah kami pelajari, laporan itu tidak memenuhi unsur hukum. Karena itu kami sedang menyiapkan langkah hukum balik atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik,” tegas Poltak Silitonga.

Baca Juga:  5 Truck di Duga Bermuatan Timah Ilegal Diamankan Kapolsek Gantung

Menurutnya, pembakaran mobil yang terjadi beberapa hari setelah proses klarifikasi di Polres Simalungun memperkuat dugaan adanya intimidasi dari pihak tertentu.

Kami menduga ada pihak yang sakit hati dan ketakutan setelah langkah hukum kami siapkan. Lalu muncullah aksi teror ini. Membakar mobil di garasi rumah pada dinihari bukan lagi aksi iseng. Ini sudah mengarah pada percobaan pembunuhan,” katanya.

Peristiwa tersebut kini memunculkan ketakutan besar di tengah masyarakat. Aksi pembakaran yang dilakukan saat penghuni rumah sedang tidur dianggap sebagai tindakan sadis dan sangat berbahaya.

Kuasa hukum korban juga menyoroti dugaan adanya praktik persaingan bisnis tidak sehat di lingkungan suplai getah karet kawasan PT Bridgestone Dolok Melangir.

Masa di perusahaan internasional bisa muncul praktik kotor seperti ini sampai ada dugaan teror dan upaya pembunuhan? Ini sangat mengerikan,” ujar Poltak.

Saat kejadian berlangsung, Poltak Silitonga diketahui sedang berada di Kalimantan Tengah. Meski demikian, ia langsung mengarahkan kliennya membuat laporan resmi ke Polda Sumatera Utara.

Pihak korban meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara segera turun tangan mengusut tuntas aktor intelektual di balik pembakaran tersebut.

Siapa pun pelakunya dan siapa pun bekingnya harus ditangkap. Jangan sampai Sumatera Utara dikuasai preman yang bebas meneror dan membakar rumah warga,” tegasnya.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:53

Buka Pelatihan Paralegal 2026, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Penyelesaian Hukum Tingkat Tapak

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru