
Foto 1) : Plh Kadis Pangan Agara, Drh Karnodi Sekian M. MA
TRIBUNEINDONESIA | ACEH TENGGARA – Plh Kadis Pangan Aceh Tenggara, Karnodi,terus melakukan pembenahan terhadap kantor yang sebelumnya disebut Bupati sebagai kantor OPD terjorok.
Pantauan Waspada. Id, Kamis (7/5), kantor dinas pangan yang sebelumnya tak terurus terlihat mulai asri dan sedap di pandang mata karena bersih dan rapi.
Aktivitas pegawai negeri, ASN dan tenaga honorer terlihat sibuk melakukan pembenahan dan pembersihan kantor serta pekerja yang mengecat kantor yang sebelumnya terlihat usang dan pudar.
Selain menata kantor Dinas Pangan , PNS, ASN dan honorer juga menanam bunga di halaman kantor dinas dan membuat denplot tanaman buah dan sayur- mayur.

Foto 3) : Pekerja sedang mengecat Papan nama Kantor Dinas Pangan yang sebelumnya telah usang dan pudar.
Plh Kadis Pangan Agara, Drh Karnodi Selian M. MA, didampingi Sekdis, Syafi, i Sas dan kabid Keamanan Pangan, Ariyanto Pinim M. MA kepada Waspada. Id, kamis (7/5) mengatakan, selain membenahi dan menata taman, memperbaiki sarana kantor seperti toilet yang sebelumnya tak berfungsi, pihaknya juga membuat danplot penanaman buah dan sayur -mayur di belakang kantor Dinas, pangan.
, ” Denplot sayur mayur dibuat masing-masing oleh 4 bidang yang ada di Dinas pangan. Selain menjaga kebersihan dan kerapian kantor, danplot juga sebagai upaya, memanfaatkan lahan kosong, contoh bagi masyarakat dan sebagai sampel ketahanan pangan, ” Ujar Karnodi.
Foto 4) : Suasana kantor Dinas Pangan terlihat mulai bersih dan asri.
Tupoksi dinas Pangan sebenarnya sangat luas, sebab itu jejaring, relasi dan komunikasi dengan pihak terkait, harus dibuka dan dijalin dengan baik.
Ke depan,jikandananya memungkinkan,Dinas Pangan akan melakukan test Kits atau alat uji pestisida terhadap buah dan sayur dan pangan segar asal tumbuhan.
, “Kita ingin memastikan jika buah dan sayur mayur yang dijual di pasar, bebas dari pestisida, itu lah manfaat dari test Kits atau alat uji dasar pestisida, ” Ujar Karnodi diamini Ariyanto Pinim.
Memastikan buah dan sayur mayur yang dijual bebas pestisida sangat pennting, agar warga yang menkonsumsi sayur dan buah dari pasar bebas pestisida, karena dampaknnya warga yang mengkonsumi makanan tersebut rentan terkena kanker.
Selain memastikan buah dan sayuran bebas dari pestisida, dinas Pangan rencana juga juga akan mengadakan klorin atau alat menguji beras yang dijual memakai emutin atau tidak.
, “Biasanya, alat pemutih beras itu, banyak ditemukan pada beras impor dan bukan pada beras lokal, namun, untuk memastikan kesehatan konsumen, beras lokal juga akan di uji agar bebas dari pemutih., ” Papar Kabid Keamanan Pangan, Ariyanti Pinim.
Diakhir keterangannya, Karnodi, Syafi,i dan Ariyanti menambahkan, selain alat uji pestisida dan alat uji pemutih beras, dinas Pangan juga membutuhkan tambahan lumbung pangan.
Saat ini di Agara, hanya ada 50 unit lumbung pangan dari 385 jumlah total desa yang ada di Aceh Tenggara. Karena itu dibutuhkan banyak lagi lumbung pangan di bumi Sepakat Segenep, ditambah pembangunan lantai jemur bagi petani. (Perls~abdulgani).















