Wakil Ketua DPRK Bireuen Soroti Kelemahan Serius Kinerja Bupati dan SKPK dari BTT Mandek hingga PAD Setengah Hati

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma SH melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bireuen. Hal itu menyusul temuan serius dalam Laporan Akhir Panitia Khusus (Pansus) DPRK terhadap LKPJ Bupati Bireuen Tahun Anggaran 2025.

Ia menilai, berbagai capaian yang selama ini diklaim pemerintah tidak mencerminkan realitas di lapangan, bahkan menunjukkan kegagalan dalam mengelola prioritas daerah.

“Ini bukan sekadar kekurangan teknis. Ini kegagalan tata kelola yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Surya Dharma kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

BTT Mandek di Tengah Bencana : Pemerintah Gagal Hadir

Sorotan paling keras diarahkan pada rendahnya realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang hanya sekitar 25,36 persen, di saat Bireuen justru dilanda bencana hidrometeorologi.

“Ketika rakyat butuh negara hadir secara cepat, anggaran justru diam di tempat. Ini bukan sekadar kelalaian—ini kegagalan respons pemerintah daerah dalam situasi darurat,” ujarnya.

Ia menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya kesiapsiagaan, buruknya koordinasi, serta tidak adanya sense of urgency dari kepala daerah dan jajarannya.

Dinas Kesehatan : Anggaran Ada, Layanan Tertinggal

Pansus mencatat rendahnya realisasi program di Dinas Kesehatan, termasuk program sediaan farmasi yang hanya terserap sekitar 20,87 persen.

“Kalau anggaran kesehatan saja tidak mampu diserap, maka wajar jika kualitas layanan kesehatan stagnan. Ini menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat, bukan sekadar angka di atas kertas,” sebut Surya Dharma.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, pemerintah gagal menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama, meskipun menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Sampah dan TPA : Bukti Kegagalan Berpikir Jangka Panjang

Baca Juga:  ​Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Matuari Minta Personel Respons Cepat Laporan Masyarakat

Dalam isu pengelolaan sampah, Wakil Ketua DPRK dari Fraksi PKB ini menilai, pemerintah masih terjebak pada pola lama, angkut, buang, selesai.

“TPA hari ini lebih mirip tempat penumpukan masalah, bukan solusi. Tidak ada konsep pengelolaan modern, tidak ada inovasi, tidak ada keberpihakan pada lingkungan maupun masyarakat sekitar,” kritiknya.

Ia memperingatkan bahwa jika pola ini terus dibiarkan, maka Pemkab Bireuen sedang menyiapkan krisis lingkungan yang lebih besar di masa depan.

PAD : Retorika Tinggi, Eksekusi Lemah

Meski realisasi PAD secara agregat mencapai 96,22 persen, sektor pajak daerah justru hanya berada dikisaran 80,47 persen. Lebih jauh, Badan Pendapatan Daerah yang telah dibentuk belum berjalan optimal karena minimnya pengisian struktur dan penguatan fungsi.

“Setiap saat bicara peningkatan PAD, tapi perangkatnya sendiri tidak disiapkan. Ini bukan sekadar inkonsistensi, ini menunjukkan tidak adanya keseriusan dalam membangun kemandirian fiskal daerah,” tegasnya.

Surya Dharma : Hentikan Politik Pencitraan

Menutup pernyataannya, Wakil Ketua DPRK Bireuen ini menegaskan bahwa, seluruh catatan Pansus adalah sinyal bahaya bagi jalannya pemerintahan daerah.

“Cukup dengan narasi dan pencitraan. Yang dibutuhkan rakyat hari ini adalah kerja nyata. Jika pola ini terus dipertahankan, maka yang dirugikan bukan hanya keuangan daerah, tapi masa depan Bireuen itu sendiri,” sebutnya.

Surya Dharma memastikan, selaku Wakil Ketua DPRK tidak akan tinggal diam dan akan menggunakan seluruh kewenangan pengawasan untuk memastikan rekomendasi Pansus benar-benar dijalankan.

“Ini peringatan keras. Pemerintah daerah harus segera berbenah, atau bersiap menghadapi konsekuensi politik dan publik,” tegas Surya Dhrama. (*)

Berita Terkait

​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api
​Gali Inovasi di PENAS XVII Gorontalo, Wali Kota Bitung Boyong Kontingen Jelajahi Stan Pameran
​Akses Jalan Bitung–Minahasa Utara Kembali Terbuka Usai Mediasi Humanis TNI-Polri dan Warga
Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Jaminan Korban KecelakaanTol Jakarta-Cikampek
Bupati Bireuen Hadiri Wisuda Ummah, Lulusan Harus Siap Hadapi Era Digital Dan Anti Korupsi
​Kadis Kominfo Bitung Altin Tumengkol Genap 43 Tahun, Redaksi Tribuneindonesia Beri Apresiasi Atas Sinergitas Pers
Peduli Kesehatan Anak, Pegadaian Manado Buka Pendaftaran Khitanan Massal Gratis
Darma Baginda Tutup Usia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:37

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena

Senin, 22 Juni 2026 - 11:42

Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:35

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:32

Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:37

Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:11

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18

Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Berita Terbaru