Bitung | Tribuneindonesia.com – Transformasi Digital UMKM menjadi fokus utama saat Pemerintah Kota Bitung mempertegas komitmennya dalam mempercepat adopsi teknologi di sektor ekonomi kreatif, Rabu (06/05/26).
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., menyatakan bahwa integrasi teknologi adalah harga mati bagi kemajuan daerah di era modern ini.
Petra Expo UMKM 2026 hadir membawa angka optimisme baru bagi ratusan pengusaha lokal di Kota Bitung melalui tema “Digital Entrepreneur Movement”.
Kegiatan yang diinisiasi oleh STIE Petra Bitung ini diproyeksikan menjadi katalisator strategis agar produk lokal mampu menembus pasar yang jauh lebih luas.
Eksposisi Strategis ini melibatkan puluhan stan usaha di pusat kegiatan ekonomi Bitung sebagai langkah konkret memberikan panggung bagi pelaku UMKM.
Penyelenggaraan tersebut bertujuan memamerkan produk unggulan sekaligus menguji daya saing komoditas lokal di tengah persaingan pasar yang ketat.
Ekosistem Pembelajaran yang tercipta dalam wadah Petra Expo ditekankan oleh Wali Kota bukan sekadar ajang pameran rutin bagi warga Bitung.
Ini merupakan ruang kolaborasi di mana para pengusaha dapat saling bertukar inovasi dan memperkuat jaringan bisnis secara tatap muka maupun digital.
Sinergi Ekonomi Kerakyatan diperkuat melalui keterlibatan akademisi dan praktisi usaha di Kota Cakalang untuk membangun fondasi ekonomi yang kokoh.
Pemerintah daerah melihat kerja sama lintas sektor ini sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Bitung di masa depan.
Pola Pemasaran Modern kini wajib diadopsi oleh seluruh elemen UMKM di Bitung untuk memutus rantai ketergantungan pada metode konvensional.
Di tengah gempuran pasar global, Wali Kota mengajak para pelaku usaha untuk keluar dari zona nyaman demi menjaga keberlangsungan bisnis mereka.
Literasi Digital menjadi titik balik bagi para pelaku usaha di Petra Expo 2026 untuk mulai menerapkan manajemen pemasaran daring secara menyeluruh. Hal ini mencakup transformasi sistem pembayaran hingga pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi yang efektif dan efisien.
Kualitas Produk Lokal Bitung diyakini mampu bersaing di kancah internasional jika didukung dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan presisi. Keyakinan ini didasari pada potensi besar sumber daya daerah yang selama ini terus dikembangkan melalui berbagai program pembinaan pemerintah.
1.500 Pelaku Usaha baru di Bitung terpantau membutuhkan pendampingan digital intensif agar bisnis mereka tetap relevan dengan tren pasar saat ini. Kehadiran Petra Expo pada Rabu (06/05) ini menjadi jawaban nyata atas tantangan zaman yang menuntut kecepatan dan ketepatan informasi.
melalui pernyataan resminya, Walikota Bitung Hengky Honandar SE, memberikan Apresiasi yang tinggi Pada STIE Petra Bitung dengan terselenggaranya Petra Expo UMKM 2026.
Inovator Baru diharapkan muncul dari Kota Bitung pasca-kegiatan ini untuk memperkuat struktur ekonomi digital secara berkelanjutan dan mandiri.
Melalui dukungan penuh pemerintah dan semangat kolaborasi, UMKM Bitung siap melangkah menuju visi kreatif dan berdaya saing global. (kiti)

















