Bitung | Tribuneindonesia.com – Ruang S.H. Sarundajang di Kantor Walikota Bitung menjadi saksi bisu pecahnya suasana haru pada Jumat (1/05/26) pagi.
Sebanyak 46 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bitung musim haji 1447 H/2026 M resmi dilepas untuk menunaikan rukun Islam kelima di tanah suci Makkah.
Sejak fajar menyingsing pukul 06.00 WITA, area perkantoran sudah dipadati oleh sekitar 200 tamu undangan dan sanak keluarga. Isak tangis bahagia dan untaian doa mengiringi langkah para tamu Allah yang telah lama menanti kesempatan untuk berangkat ke baitullah.
Guna memastikan kekhidmatan prosesi, Polres Bitung menerjunkan personel gabungan dari berbagai satuan dan Polsek Maesa.
Aparat kepolisian tampak bersiaga di setiap titik strategis untuk mengatur alur masuk jamaah serta menjaga ketertiban di tengah kerumunan massa yang emosional.
Kasat Samapta Polres Bitung, AKP Nyoto, S.Sos, yang memimpin langsung pengamanan, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan sisi humanis. Menurutnya, kehadiran polisi bukan sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan memberikan kenyamanan penuh bagi para jamaah selama prosesi berlangsung.
Rangkaian acara dibuka dengan lantunan talbiyah yang menggetarkan jiwa, disusul pembacaan kalam ilahi yang menambah kekhusyukan suasana.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat daerah memberikan sambutan hangat sebagai bekal moril bagi para jamaah yang akan menempuh perjalanan panjang.
Momen paling menyentuh terjadi saat penyerahan tali kasih secara simbolis dan kumandang adzan pemberangkatan yang menandai dimulainya perjalanan suci.
Doa bersama dipanjatkan dengan harapan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan fisik dan kesehatan hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Kesuksesan seremoni ini dinilai sebagai buah sinergi yang solid antara Pemerintah Kota Bitung, tokoh lintas agama, serta aparat keamanan.
Koordinasi yang matang di lapangan membuat seluruh tahapan acara, mulai dari registrasi hingga keberangkatan, berjalan tanpa hambatan berarti.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bitung, H. Irfan Djabli, S.Ag., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi pihak kepolisian.
Ia menyebut kehadiran personel yang komunikatif sangat membantu menenangkan keluarga pengantar yang memadati lokasi acara.
Setelah seremoni di balai kota selesai, para jamaah kemudian dikawal ketat menuju Asrama Haji di Tuminting, Manado. Pengawalan ini bertujuan untuk memastikan rombongan tiba tepat waktu dan tetap dalam kondisi teratur di tengah lalu lintas pagi hari.
Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan berakhir pada pukul 08.42 WITA dengan situasi yang tetap kondusif.
Keberhasilan pemberangkatan tahun ini menjadi bukti nyata komitmen pelayanan publik yang maksimal dari seluruh instansi terkait di Kota Bitung bagi masyarakatnya. (kiti)















