Warga Temukan Jenazah Supir yang Hanyut di Krueng Peusangan

- Editor

Jumat, 25 April 2025 - 15:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Mulyadi Bin Abdullah (50), seorang supir warga Dusun Cot Kala, Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, Bireuen, yang dilaporkan hilang terseret arus sungai Krueng Peusangan. Kamis sore 24 April 2025 sekitar pukul 16.00 WIB, akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Jenazah korban ditemukan oleh warga yang melakukan penyisiran di tepi sungai, tepatnya di Leubok Tiga, yang merupakan perbatasan antara Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, dan Darul Aman, Kecamatan Peusangan Selatan, Jumat 25 April 2025,sekitar pukul 18.00

Komandan Pos (Danpos) SAR Kabupaten Bireuen, M Rizal, didampingi Komandan Tim (Dantim) Indra Budiman, menjelaskan bahwa tim SAR bersama warga berhasil mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan ke darat menggunakan Rubber Boat SAR.

“Korban ditemukan tersangkut di jeram berair deras dengan tali terikat di badannya saat hanyut. Tali yang ditemukan itu panjangnya sekitar 100 meter. Kami bersama warga menarik tali tersebut secara paksa agar korban yang tersangkut di batu dan jaring di dalam air bisa lepas dan berhasil kami temukan,” ujar Budiman.

Indra menambahkan bahwa lokasi penemuan jenazah korban oleh warga berjarak lebih kurang 3 kilometer dari lokasi awal korban hanyut. Ia juga menyampaikan bahwa pada hari kedua pencarian, tim SAR dan BPBD telah melakukan upaya penyisiran hingga ke hulu sungai, mencapai Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, yang tembus ke laut dan berjarak sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Mualem–Dek Fadh: Menjemput Aceh yang Lebih Sigap dan Lebih Dekat Dengan Rakyat

“Saat sedang melakukan pencarian, pada Jumat sore, anggota tim memperoleh informasi dari warga bahwa telah ditemukan tali yang tersangkut di badan korban.

Mendapatkan informasi tersebut, tim secepatnya bergerak kembali ke lokasi kejadian awal dan bergabung dengan warga untuk menarik tali yang diduga terikat pada korban,” terang Dantim SAR.

Pantauan di lokasi penemuan jenazah menunjukkan bahwa ratusan masyarakat telah memadati area tersebut.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka yang berjarak sekitar 1,5 kilometer menggunakan mobil ambulans .Pasca penemuan jenazah, Bupati Bireuen H Mukhlis, beserta kepala dinas terkait dan rombongan, turut hadir menyampaikan belasungkawa di rumah duka.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan bahaya arus sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Berita Terkait

​MK Perkuat Tameng Perlindungan Wartawan, Pidana Jadi Langkah Terakhir
​Kedepankan Restorative Justice, Bripka Frenki Toding Damaikan Dua Keluarga yang Bertikai di Makawidey
Hidupkan UMKM di Girian, Revitalisasi Pasar Sadar Ustafu Jadi Motor Baru Ekonomi Bitung
Polres Bitung Salurkan Tali Asih untuk Personel Korban Kebakaran
Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran
Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak Ditemukan di Hutan Maros
Relawan dan Data Lapangan Klarifikasi Pernyataan Bantuan Banjir di Gampong Raya Dagang
Pamer Alat Kelamin di Angkot, Sopir SP Digulung Polres Sergai
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:09

Pembuatan Tempat Wudhu MasjidSekjend GBNN Aceh Tenggara Bergotong royong , Pembuatan Tempat Wudhu Masjid Al-Suhada Desa RambunG Teldak Kecamatan Darul Hasanah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:08

Kades Kertarahayu Tegaskan Tidak Ada Pungli PTSL, Warga Minta Program Diteruskan

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:31

Jumat Berkah, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Pimpin Aksi Bersih Dayah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:38

Pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Di Kecamatan Pante Bidari Desa Pante Rambong 44 Unit Selesai Dalam Sepekan Ini

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:32

PT Jasa Raharja kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Pasang Spanduk Himbauan Keselamatan Tindaklanjut dapat FGD FKLL dengan mitra Jakarta pusat

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24

Air Mati Berpekan-Pekan, PDAM Langsa Tak Kunjung Selesai

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:41

DLHK Aceh Tengah Jelaskan Penyebab Bau Busuk Tumpukan Sampah di Paya Ilang

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:08

Larangan Parkir Tinggal Surat: Ketika Instruksi Bupati Aceh Tengah Tumpul di Lapangan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Aksi Cepat Kades Helvetia: Kabel Dipotong Maling, Lampu Warga Kembali Menyala

Senin, 19 Jan 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x