BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan peran sosial dan pembinaan karakter taruna melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan Safari Subuh di Masjid Jami’ Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (26/4/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat, dilanjutkan dengan aksi gotong royong dan pembersihan lingkungan masjid.
Program ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam membentuk taruna yang tidak hanya unggul secara akademik dan vokasi, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Turut hadir mewakili Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Dr(c). Ir. Dedi Kurniawan, S.T., M.M.
Dalam keterangannya, Ir. Dedi Kurniawan, S.T., M.M. menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda berkelanjutan institusi dalam memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil masyarakat.
Apresiasi turut disampaikan Ketua Safari Subuh Sabtu (S3) Banda Aceh, Dedy Susanto, S.E., yang menilai kehadiran taruna Poltekpel Malahayati memberikan dampak positif dan menjadi contoh nyata sinergi antara institusi pendidikan dengan masyarakat.
“Poltekpel Malahayati tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi teknis kemaritiman, tetapi juga memastikan bahwa setiap taruna memiliki karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kesiapan berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat berbasis keagamaan dan sosial ini akan terus dikembangkan sebagai program rutin yang terstruktur di bawah koordinasi P3M, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas, terukur, dan berkelanjutan.
Kehadiran taruna dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari jamaah dan tokoh masyarakat setempat, yang menilai program ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan masjid, tetapi juga memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Poltekpel Malahayati menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi maritim yang tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia unggul, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan keagamaan di daerah. (*)
















