Orientasi Peningkatan Kapasitas Posyandu yang Layanan Nyaman bagi Masyarakat

- Editor

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, digelar kegiatan orientasi peningkatan kapasitas tenaga kesehatan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk tenaga kesehatan remaja. Kegiatan berlangsung di Hotel Bireuen Jaya, dan akan dilaksanakan selama 3 hari ke depan.Selasa, 21 April 2026.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan, M.Kes., serta menghadirkan Elly Safitri, S.SiT., M.T.M sebagai narasumber utama.

Acara ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran posyandu sebagai fasilitas pelayanan kesehatan terdekat bagi masyarakat.

Dalam wawancara dengan ibu Elly Safitri, S.SiT., M.T.M menyampaikan bahwa ke depan, posyandu tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar, tetapi juga akan dikembangkan menjadi posyandu dengan pendekatan baru yang mencakup enam bidang layanan. Meski saat ini fokus utama masih pada sektor kesehatan, ke depan diharapkan lima bidang lainnya turut berperan aktif dalam mendukung pelayanan terpadu di tingkat masyarakat.

“Posyandu merupakan akses paling dekat bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Dengan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, diharapkan masyarakat bisa lebih cepat mengetahui kondisi kesehatannya, terutama penyakit yang masih bisa ditangani lebih dini,” ujar Elly.

Kegiatan ini turut melibatkan seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bireuen, berjumlah 20 puskesmas, dengan masing-masing mengirimkan perwakilan tenaga kesehatan. Orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, dengan pembagian dua kelas guna memaksimalkan efektivitas penyampaian materi.

Adapun ke-20 puskesmas tersebut tersebar di berbagai kecamatan, di antaranya: Puskesmas Samalanga, Simpang Mamplam, Pandrah, Jeunieb, Peulimbang, Peudada, Juli, Juli 2, Jeumpa, Kota Juang, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Kuta Blang, Makmur, Birem Bayeun, dan sejumlah unit pelayanan lainnya yang tersebar hingga ke wilayah Kabupaten.

Baca Juga:  HRD Gelar Sosial Empat Pilar Kebangsaan di Bireuen

Kegiatan ini juga menghadirkan penanggung jawab program dari dinas kesehatan yang dipimpin langsung oleh dr. Irwan, M.Kes. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memberikan masukan serta evaluasi terhadap berbagai kendala yang selama ini terjadi di lapangan.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian di antaranya adalah lamanya waktu pelayanan di posyandu yang kerap membuat masyarakat harus menunggu hingga setengah hari. Hal ini dinilai menjadi salah satu penyebab rendahnya minat masyarakat untuk datang ke posyandu.

Ke depan, melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan pelayanan posyandu menjadi lebih cepat, efektif, dan nyaman. Masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga pelayanan kesehatan yang optimal.

Selain itu, meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi di tengah masyarakat juga menjadi perhatian serius. Dengan penguatan peran posyandu, masyarakat diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin serta mendapatkan penyuluhan yang tepat.

“Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, kita berharap tidak ada lagi penumpukan antrean dan masyarakat bisa mendapatkan layanan dengan lebih baik dan efisien,” tambah Elly Safitri, S.SiT., M.T.M dalam wawancara bersama Kabar Tujuh.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Jangan Gentar, Tuhan Berperang untuk Anda – Menemukan Kedamaian di Tengah Kekacauan Dunia
Bupati Sahuti Kritik dan Saran GeRAK
Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Hengky Honandar Pimpin Bitung Raih Prestasi Perumda Air Sehat di Tingkat Provinsi
​Direktur Alfred Salindeho Bawa Perumda Air Minum Bitung Raih Penghargaan ‘Air Sehat’ se-Sulut
Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan
Perumda Duasudara Gandeng Pakar Unsrat Selidiki Misteri Getaran di Madidir Ure
Prof. Dr. H. Sumaryoto;Menimbang Kembali Sistem Pemilihan Langsung Demi Demokrasi Indonesia yang Lebih Baik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 05:39

Kemitraan  atau Penjinakan? Saat Media Dipaksa Tunduk, Pemerintah Abai pada Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 21:49

Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 April 2026 - 05:43

Kesalahan Terindah

Jumat, 3 April 2026 - 08:33

Rutin Konsumsi Bawang Merah Setiap Hari, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Berita Terbaru

Headline news

Wakil Bupati Simeulue Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:41

Sosial

Bupati Sahuti Kritik dan Saran GeRAK

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:40