*Pulang dari Retret Pimpinan di AKMIL, Ketua DPRK Simeulue Rasman Sidak Kapal Nelayan Terbengkalai di Lampulo*

- Editor

Selasa, 21 April 2026 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh Tribune Indonesia.com Dalam perjalanan pulang usai mengikuti retret pimpinan di AKMIL, Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H. Rahamin, SE., MM menyempatkan diri melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sebuah kapal nelayan yang berada di kawasan Lampulo, Banda Aceh.

Sidak tersebut dilakukan setelah Rasman menerima informasi yang beredar di masyarakat bahwa kapal berbahan fiber itu diduga merupakan aset milik Pemerintah Daerah Simeulue. Informasi itu kemudian mendorong Rasman turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

Di lokasi, Rasman melihat langsung kondisi kapal yang saat ini tampak tidak lagi beroperasi. Berdasarkan keterangan penjaga, kapal tersebut sudah lama tidak difungsikan dan telah “parkir” di Lampulo selama kurang lebih delapan tahun.

Temuan itu tentu menimbulkan pertanyaan serius, terutama jika benar kapal tersebut merupakan aset daerah yang dibeli atau diadakan dengan menggunakan anggaran pemerintah. Sebab, aset yang bersumber dari uang rakyat seharusnya memiliki kejelasan status, pengelolaan, dan manfaat bagi masyarakat.

Rasman menegaskan bahwa dinas terkait harus segera turun tangan untuk menelusuri secara menyeluruh kedudukan kapal tersebut, baik dari sisi administrasi, status kepemilikan, maupun kemungkinan pemanfaatannya kembali.

“Menurut informasi yang saya terima, kapal ini diduga termasuk aset Pemda Simeulue. Karena itu saya minta dinas terkait segera menelusuri kedudukan kapal ini dengan serius,” ujar Rasman di sela-sela sidak.

Ia menjelaskan, ada tiga alasan utama mengapa persoalan ini harus segera ditindaklanjuti. Pertama, agar keberadaan kapal tersebut tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat. Kedua, apabila masih memungkinkan, kapal itu diharapkan dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan publik, khususnya mendukung sektor perikanan. Ketiga, harus tampak adanya tanggung jawab pemerintah terhadap penggunaan uang rakyat.

Baca Juga:  *GEMPABUMI TEKTONIK M5,8 DI PANTAI BARAT DAYA SIMEULUE, ACEH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI*

“Pertama agar tidak menjadi polemik, kedua supaya bisa dimanfaatkan kembali, dan ketiga agar tampak ada tanggung jawab terhadap uang rakyat,” tegas Rasman.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh membiarkan aset yang diduga milik daerah terbengkalai tanpa kejelasan selama bertahun-tahun. Jika kapal itu memang tercatat sebagai aset Pemda Simeulue, maka harus ada langkah konkret, apakah akan diaktifkan kembali, direhabilitasi, dialihkan pemanfaatannya, atau ditempuh mekanisme lain sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai pimpinan DPRK, Rasman menilai pengawasan terhadap aset daerah merupakan bagian penting dari tanggung jawab kelembagaan, agar setiap aset yang berasal dari uang Rakyat benar-benar memberi manfaat nyata kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan aset publik harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Rasman berharap instansi teknis terkait segera melakukan penelusuran dan menyampaikan penjelasan terbuka kepada publik agar tidak muncul spekulasi yang berlarut-larut.

“Jangan sampai aset yang nilainya bersumber dari anggaran Negara dibiarkan begitu saja tanpa kejelasan. Ini harus ditelusuri, dijelaskan, dan bila memungkinkan harus dimanfaatkan kembali demi kepentingan masyarakat,
” pungkasnya.

Berita Terkait

Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia
Polsek Pagar Merbau Amankan Residivis Kasus Pencurian Handphone di Lubuk Pakam
Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
GRPK Apresiasi Paminal Polresta Deli Serdang, Mantan Camat Batang Kuis Segera Dipanggil
Dorong Pemerataan PAUD, Asisten I Setda Bitung Beberkan Strategi dan Indikator Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
ALHAMDULILLAH, IKHTIAR KESEMBUHAN SITI MUNAWAROH BERLANJUT, DARI DESA LUMAHAN MENUJU RSUD KH. DAUD ARIF KUALA TUNGKAL
PKB Langsa Bidik “Pecah Telur” di DPRK, Perempuan Bangsa Perkuat Barisan
KETUA TP-PKK TANJAB BARAT DORONG INOVASI DAN PENGUATAN 10 PROGRAM POKOK PKK, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:07

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan

Kamis, 5 November 2026 - 09:58

Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:08

Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir

Berita Terbaru