Dana Rp118,9 Miliar Telah Ditransfer Sejak 12 Februari 2026, Bantuan Banjir Aceh Timur Masih Tersendat: Apa yang Terjadi?

- Editor

Sabtu, 18 April 2026 - 16:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh timur|TribuneIndonesia.com – – Sabtu/18/04/2026 — Sebuah fakta mencengangkan terungkap mengenai penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Timur. Dana bantuan stimulan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebesar Rp118.935.000.000 telah resmi ditransfer sejak 12 Februari 2026. Namun, hingga kini, bantuan untuk masyarakat belum juga disalurkan.

Kondisi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, di antara 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir di Aceh, hanya Aceh Timur yang belum merealisasikan bantuan stimulan bagi korban dengan rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta dan rusak sedang sebesar Rp30 juta.

Lebih dari dua bulan telah berlalu sejak dana tersebut berada di kas daerah. Namun, para korban banjir masih menunggu kepastian. Rumah-rumah yang rusak belum diperbaiki, sementara bantuan yang semestinya menjadi harapan utama justru terkatung-katung tanpa kejelasan.

Keterlambatan ini sungguh sulit diterima sebagai masalah teknis atau administrasi belaka. Publik berhak mempertanyakan: apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur? Apakah ada kelalaian, ketidakmampuan, atau mungkin indikasi masalah yang lebih serius?

Minimnya transparansi semakin memperburuk keadaan. Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci dan terbuka kepada publik mengenai alasan keterlambatan penyaluran dana tersebut. Padahal, dana bencana bukanlah anggaran biasa—setiap rupiahnya berhubungan langsung dengan keselamatan dan pemulihan hidup masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Pembangunan 4 RK (ruang kelas) dan 5 Toilet Sanitasi serta pembangunan 1 Ruangan Buku Serta Prabotan

Dalam situasi ini, sangat penting adanya pengawasan ketat dari lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan aparat penegak hukum. Audit menyeluruh perlu segera dilakukan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan bebas dari penyimpangan.

Lebih jauh, keterlambatan ini mencerminkan lemahnya akuntabilitas pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat. Ketika wilayah lain mampu bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan, stagnasi di Aceh Timur justru memperpanjang penderitaan warganya.

Kini, masyarakat tidak lagi membutuhkan janji-janji. Yang mereka butuhkan adalah kepastian, tindakan nyata, dan keberpihakan yang jelas dari pemerintah. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur harus segera merespons kegelisahan publik dengan langkah konkret bukan sekadar alasan.

Jika tidak, sangat wajar jika kepercayaan masyarakat akan terus menurun, dan pertanyaan besar itu akan semakin menggema: ke mana sebenarnya dana Rp118,9 miliar tersebut?

Berita Terkait

Lagi Lagi “Hewan Ternak Berkeliaran Di Tengah Kota Sinabang Perlu Ketegasan Pada Aspek Penegakan Qanun dan Peraturan Terkait HewanTernak”
Perluas Jangkauan, NSC Siapkan Empat Cabang Baru di Pidie dan Pidie Jaya
Asah Kemampuan Menembak, Kapolres Aceh Tenggara Terapkan Teknik “TABIAT” Bersama Forkopimda
Duka Dunia Pers, Ketua PERWAL Langsa Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat
Irsan Mahasiswa Simeulue Pertanyakan Perkembangan Penyidikan dugaan Korupsi Dana Baitul Mal Kabupaten Simeulue
Diduga Kapolsek Pagar Merbau,mem backup usaha pasar malam diatas lahan eks HGU,dalam proses pengajuan oleh keluarga Alm H.ahmad Noor
Ir. Ridwan Hisjam: Figur Jembatan di Tengah Dinamika Politik Indonesia
Dua Pejabat Mundur, SOMASI Soroti Dugaan Ketidakharmonisan Pimpinan Pemko Langsa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:56

Klarifikasi Resmi Pemerintah Kota Bitung Terkait Keterlambatan Transfer DAU SG 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 13:37

Percikan Api di Teras Rumah Picu Kebakaran Hebat di Perbaungan, Dua Unit Hangus, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Sabtu, 18 April 2026 - 12:05

‎Maut di Tengah Hari: Pengendara Vega ZR Pindah Alam Usai Hantam Mobil Bak Terbuka

Sabtu, 18 April 2026 - 07:54

Polemik Retribusi di Kota Bitung: Antara Desakan Pembubaran Perumda dan Nasib PKL yang Tergusur

Sabtu, 18 April 2026 - 04:31

​Haddad Alwi Kembali Sambangi Manado, Siap Pimpin Konser Shalawat Akbar

Sabtu, 18 April 2026 - 03:40

Direktur RSUD Kutacane; Pelayanan Tidak Ada Perbedaan Tetap Sama

Sabtu, 18 April 2026 - 03:24

DINSOS ACEH SAMBUT KUNJUNGAN BUPATI ACEH TENGGARA, PERKUAT SINERGI BANTUAN SOSIAL DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA

Sabtu, 18 April 2026 - 03:08

Bupati Aceh Tenggara Disorot: Sibuk Urus Partai, WiFi Sejumlah Kantor OPD Justru Diputus

Berita Terbaru