Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Dibuka Fungsional, Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh – PT Hutama Karya (Persero) membuka secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ruas tol sepanjang 74,2 kilometer ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun untuk meningkatkan konektivitas transportasi di Provinsi Aceh.

Saat ini, ruas tol tersebut telah beroperasi pada Seksi 2 hingga Seksi 6 dengan total panjang 49 kilometer. Adapun rincian ruas yang telah beroperasi yakni Seksi 2 Seulimeum–Jantho sepanjang 6 kilometer, Seksi 3 Jantho–Indrapuri sepanjang 16 kilometer, Seksi 4 Indrapuri–Blang Bintang sepanjang 14 kilometer, Seksi 5 Blang Bintang–Kuto Baro sepanjang 8 kilometer, serta Seksi 6 Kuto Baro–Baitussalam sepanjang 5 kilometer.

Sementara itu, ruas yang dibuka secara fungsional adalah Seksi 1 yang menghubungkan IC Padang Tiji (STA 01+725) hingga STA 25+680 dengan panjang 23,955 kilometer. Jalur fungsional ini dibuka untuk dua jalur kendaraan, yakni jalur A dan B, dengan dua arah lalu lintas Padang Tiji–Seulimeum dan sebaliknya.

Seksi 1 sebelumnya telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025 untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan di Aceh sekaligus membantu mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru. Hingga kini, jalur tersebut terus dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk dalam penanganan bencana alam di wilayah Aceh Tamiang.

Secara operasional, Seksi 2 hingga Seksi 6 yang menghubungkan Seulimeum hingga Baitussalam tetap beroperasi secara bertarif. Sementara jalur fungsional Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum telah terintegrasi melalui Interchange Seulimeum. Pengguna jalan yang melanjutkan perjalanan menuju Padang Tiji maupun sebaliknya diwajibkan melakukan transaksi di Gerbang Tol Padang Tiji.

Sebagai bagian dari tahapan menuju pengoperasian penuh, pada Seksi 1 juga telah dilaksanakan Pra Uji Laik Fungsi (Pra-ULF) guna memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan memenuhi standar yang ditetapkan.

Baca Juga:  Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama masa operasional fungsional, Hutama Karya menyiapkan berbagai fasilitas keselamatan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, delineator, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Selain itu, sejumlah kendaraan operasional juga disiagakan, antara lain ambulans, derek 10 ton, derek towing, derek 25 ton, kendaraan rescue, kendaraan patroli, serta kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) beserta personel di lapangan.

Pelaksana Harian Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pembukaan fungsional ruas tol tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

“Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode Lebaran sekaligus memastikan distribusi logistik, termasuk bantuan bencana di Aceh Tamiang, dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” ujar Hamdani.

Ia menambahkan, dengan terintegrasinya seluruh seksi yang telah beroperasi dan jalur fungsional tersebut, waktu tempuh dari Sigli menuju Banda Aceh dapat dipersingkat dari sekitar satu jam melalui jalan nasional menjadi sekitar 30 menit melalui jalan tol.

Hutama Karya juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Dibukanya jalur fungsional ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalan nasional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah,” tutup Hamdani.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23