Pernyataan Menteri ESDM Soal Cadangan BBM Picu Kepanikan, Warga Aceh Mulai Serbu SPBU

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1kabar.com — Informasi mengenai cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang disampaikan oleh Bahlil Lahadalia pada awal Maret 2026 memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Sejumlah warga di berbagai daerah di Aceh dilaporkan mulai berbondong-bondong mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) karena takut terjadi kelangkaan BBM.

Dalam pernyataannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa cadangan BBM nasional Indonesia saat ini berada di kisaran 20 hingga 23 hari. Namun, angka tersebut sebenarnya merujuk pada stok operasional BBM yang tersimpan di tangki penyimpanan dan siap disalurkan kepada masyarakat, bukan keseluruhan cadangan minyak bumi yang dimiliki Indonesia di dalam perut bumi.

Kondisi ini terjadi karena kapasitas penyimpanan (storage) BBM nasional masih terbatas, dengan daya tampung maksimal sekitar 25 hari. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa stok BBM nasional masih berada di atas batas minimal aman, yakni 18 hari, sehingga dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Secara nasional, konsumsi minyak Indonesia saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi atau lifting minyak domestik hanya berkisar 605 ribu barel per hari. Kondisi tersebut membuat Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk menutup kebutuhan dalam negeri.

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, pemerintah juga telah memerintahkan penambahan tangki penyimpanan BBM guna memperkuat ketahanan energi nasional. Targetnya, kapasitas cadangan BBM dapat ditingkatkan hingga 90 hari atau sekitar tiga bulan dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga:  Penanganan Kasus Wartawan di Deli Serdang Tuai Kritik: Aliansi Pers dan LSM Desak Evaluasi Kapolsek Beringin"

Namun, informasi mengenai cadangan BBM yang hanya berada di kisaran 20–23 hari tersebut ternyata menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Sejumlah warga di beberapa daerah di Aceh mulai melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Berdasarkan laporan kontributor 1Kabar, kondisi tersebut mulai terlihat di beberapa wilayah seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Singkil, dan Subulussalam, di mana BBM dilaporkan mulai sulit ditemukan di sejumlah SPBU. Sementara itu di Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tenggara antrean kendaraan di SPBU mulai terlihat dan menjadi pemandangan yang mencolok.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Aceh, Chaidir, meminta pemerintah untuk segera memberikan penjelasan tambahan kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan yang berlebihan.

Menurut Chaidir, pernyataan yang disampaikan oleh Menteri ESDM seharusnya juga disertai dengan penjelasan yang lebih komprehensif dan jaminan yang kuat kepada masyarakat bahwa pasokan BBM tetap aman dan terkendali.

“Pemerintah perlu segera memberikan klarifikasi yang menenangkan masyarakat. Penyampaian informasi terkait cadangan BBM seharusnya juga dibarengi dengan jaminan ketersediaan pasokan agar tidak menimbulkan kepanikan seperti yang terjadi hari ini,” ujar Chaidir.

Ia menilai, jika tidak segera dijelaskan secara menyeluruh, kekhawatiran masyarakat dapat memicu pembelian berlebihan (panic buying) yang justru berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di lapangan.

Chaidir juga berharap pemerintah pusat maupun pihak terkait dapat mengintensifkan komunikasi publik serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar di seluruh daerah, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui kekhawatiran akan terjadinya krisis energi dalam waktu dekat. (##)

Berita Terkait

YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi
Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
Raih Terbaik III Regional Sulawesi, Kota Bitung Sabet 200 Kuota Bedah Rumah
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Longsor dan Kerusakan PDAM Tirta Tawar di Aceh Tengah
GRPK Apresiasi Gerak Cepat Ditreskrimsus Polda Sumut, Tangani Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di PT Sari Inco Food Corporation
SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri
Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak
Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:54

YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:58

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Longsor dan Kerusakan PDAM Tirta Tawar di Aceh Tengah

Jumat, 18 September 2026 - 07:44

GRPK Apresiasi Gerak Cepat Ditreskrimsus Polda Sumut, Tangani Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di PT Sari Inco Food Corporation

Jumat, 18 September 2026 - 06:59

SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:33

Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 04:28

SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:58

Pemerintahan dan Berita Daerah

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:01

Pemerintahan dan Berita Daerah

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:10