Waled Kiran Pimpin Dewan Syuro PKB Aceh, Perkuat Sinergi Ulama dan Tastafi

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh resmi menempatkan Tgk. H. Muniruddin M. Diah, yang lebih dikenal sebagai Waled Kiran, sebagai Ketua Dewan Syuro PKB Aceh. Penunjukan ulama kharismatik asal Pidie Jaya ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran ulama, dayah, serta jaringan Tastafi dalam arah perjuangan politik PKB di Aceh.

Waled Kiran dikenal luas sebagai pimpinan dayah, mubaligh, dan tokoh sentral pengembangan Tastafi (Tasawuf, Tauhid, dan Fikih) di Aceh. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Tastafi Kabupaten Pidie Jaya dan aktif mendorong penguatan pemahaman keislaman berbasis manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah melalui forum Tastafi di berbagai daerah.

Selain itu, Waled Kiran merupakan Pendiri dan Pimpinan Dayah Babul Ilmi Syafi’iyah Kiran serta Pimpinan Dayah Baitul ’Amal Aceh di Pidie Jaya. Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Anggota Majelis Fatwa Wali Nanggroe Aceh serta Wakil Ketua I Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga:  Dari Tukang Becak di Medan, Kini Syahbudin Padank Sukses Jadi Bos Rental di Subulussalam

Dalam kiprahnya di tingkat provinsi, Waled Kiran saat ini menjabat sebagai Ketua Ittihādul Muballighīn Nanggroe Aceh Darussalam (IMNAD) dan dikenal aktif dalam dakwah, pengajaran kitab turats, serta pembinaan dayah dan santri.

Dengan latar belakang keulamaan, kepemimpinan dayah, serta pengalaman mengembangkan Tastafi sebagai gerakan keilmuan dan dakwah, kehadiran Waled Kiran sebagai Ketua Dewan Syuro PKB Aceh diharapkan mampu menjadi penopang moral dan spiritual partai. Dewan Syuro di bawah kepemimpinannya diharapkan dapat memberikan arahan, nasihat, dan pertimbangan keagamaan dalam setiap kebijakan dan langkah politik PKB Aceh.

Penunjukan ini menegaskan komitmen PKB Aceh untuk terus bersinergi dengan ulama, dayah, dan Tastafi sebagai pilar utama dalam menjaga nilai-nilai keislaman, keacehan, serta persatuan umat di Tanah Rencong. (*)

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru