Yasinan dan Khanduri Warnai Peringatan Malam Nisfu Sya’ban di Gampong Abeuk Jaloh

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yasinan peringatan Malam Nisfu Sya’ban di Gampong Abeuk Jaloh, Kecamatan jangka Kabupaten Bireuen, Aceh (2/2) malam

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Suasana religius dan kebersamaan terasa kuat di Gampong Abeuk Jaloh Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, saat masyarakat setempat memperingati Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah. Sejak Senin sore (2/2/2026), warga berbondong-bondong memadati Meunasah Gampong Abeuk Jaloh dengan membawa khanduri serta mengajak anak-anak untuk turut serta dalam malam yang dimuliakan umat Islam tersebut.

Peringatan Malam Nisfu Sya’ban ini diawali dengan berbagai persiapan oleh masyarakat, mulai dari penyediaan hidangan khanduri hingga bekal berbuka puasa bagi jamaah yang melaksanakan puasa sunah. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan warga untuk menunaikan Salat Magrib secara berjamaah.

Imum Gampong Abeuk Jaloh, Tgk. Munir dalam tausiyahnya usai Salat Magrib berjamaah, menyampaikan bahwa peringatan Nisfu Sya’ban tahun ini memiliki nuansa kebersamaan yang lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sejak sore masyarakat sudah memadati meunasah dengan membawa khanduri dan bekal buka puasa bagi jamaah yang berpuasa sunah, lalu dilanjutkan Salat Magrib berjamaah. Ini menunjukkan semangat kebersamaan serta kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam,” ujar Tgk. Munir

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Gampong Abuek Jaloh yang telah berpartisipasi aktif serta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyemarakkan Malam Nisfu Sya’ban.

Baca Juga:  TNI AL Sambut Dua Kapal Perang Jepang di Perairan Sulawesi Melalui Latihan Passex

Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Sunah dua rakaat setelah rawatib Magrib, dengan bacaan Surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Usai salat, jamaah bersama-sama melaksanakan khanduri “baraah” sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan.

Peringatan Malam Nisfu Sya’ban diwarnai dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali yang dipimpin langsung oleh Imum Gampong. Pada Yasin pertama, jamaah berniat memohon kepada Allah SWT agar dipanjangkan umur dalam ketaatan dan ibadah. Yasin kedua diniatkan untuk memohon rezeki yang halal, luas, dan penuh keberkahan.

Sementara pada Yasin ketiga, jamaah bermunajat agar senantiasa diteguhkan dalam iman dan Islam serta dianugerahi husnul khatimah. Setelah pembacaan Yasin, jamaah melaksanakan Salat Sunah Tasbih empat rakaat dengan bacaan tasbih sebanyak 3 kali, yang kemudian ditutup dengan doa bersama.

Suasana haru dan kekhusyukan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Jamaah dengan penuh penghayatan memanjatkan doa, memohon keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban serta berharap dapat dipertemukan dengan bulan suci Ramadan.“Alhamdulillah,” ucap jamaah serempak, mengiringi doa agar Allah SWT senantiasa menjaga iman, mengampuni dosa-dosa, dan memasukkan seluruh umat ke dalam surga-Nya. Aamiin.

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru