Residivis Curanmor Medan Tuntungan Ditembak Polisi Usai Abaikan Tembakan Peringatan

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025 - 05:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com – Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di area parkir D’Cafe, Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namogajah, Kecamatan Medan Tuntungan. Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur setelah melawan dan berusaha melarikan diri saat pengembangan kasus.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 12.10 WIB. Korban, Suci Ervina (26), kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam dengan nomor polisi BK 3336 AKP yang diparkirkannya di lokasi. Saat korban kembali, sepeda motor tersebut sudah raib.

Menerima laporan korban, petugas langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Dipimpin Kanit Reskrim IPDA Jacky Alexsi Marpaung, tim opsnal Polsek Medan Tuntungan berhasil mengidentifikasi pelaku. Pada Selasa dini hari, 16 Desember 2025 sekitar pukul 01.00 WIB, seorang tersangka bernama Muhammad Teguh Febrianto alias Teguh (31), warga Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, berhasil diamankan di kawasan Sei Mencirim, Kutalimbaru.

Diketahui, Teguh merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang telah beberapa kali keluar masuk penjara. Dalam pemeriksaan awal, ia mengakui perbuatannya dan menyebut beraksi bersama seorang rekannya berinisial Acil, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat dilakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya di kawasan Tanjung Selamat, tersangka justru melakukan perlawanan, memukul petugas, dan berusaha melarikan diri. Polisi telah memberikan dua kali tembakan peringatan ke udara, namun tidak diindahkan.

Baca Juga:  Polsek Medan Baru Ringkus Pelaku Curas Bermodus Pistol Mainan

Karena perlawanan aktif tersebut membahayakan keselamatan petugas, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tersangka guna menghentikan aksinya.

Tersangka kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Tk II Medan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum diamankan ke Polsek Medan Tuntungan guna proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor hasil curian dijual di wilayah Sei Mencirim seharga Rp5 juta. Uang tersebut dibagi dengan rekannya dan digunakan untuk membayar utang serta membeli narkoba.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu, S.H., M.H., membenarkan penangkapan dan penindakan terhadap tersangka tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas dilakukan sesuai prosedur karena pelaku melakukan perlawanan aktif.

“Petugas sudah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Karena pelaku melawan dan mencoba melarikan diri, maka dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujar Kapolsek, Selasa malam.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pengejaran terhadap satu pelaku lain yang masih buron terus dilakukan. Ia memastikan pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan pribadi dengan menggunakan kunci ganda serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
Mestinya Pemerintah Aceh Malu,Pada Jasa warisanya Habib Bugak
Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:31

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Bireuen Intensifkan Patroli di Pusat Keramaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:32

RSUD dr. Fauziah Bireuen Rampungkan Survei Akreditasi Hari Kedua oleh LARS DHP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:37

TPG TERLAMBAT CAIR, GURU TERJEBAK PINJOL HINGGA SULIT BELI MAKANAN  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39

Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46

Sinergi Kepolisian dan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan Sambangi Pimpinan Dayah Al Maimanah Perkuat Kamtibmas

Berita Terbaru