Polres Simeulue Lakukan Penyelidikan Dugaan Rumah yang Dijadikan Tempat Penampungan Daging Babi Hutan

- Editor

Jumat, 21 November 2025 - 13:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMEULUE Tribune Indonesia.com – Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Simeulue melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya sebuah rumah yang dijadikan tempat penampungan daging babi hutan di Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Penyelidikan dilakukan setelah beredarnya informasi dari masyarakat mengenai aktivitas penyimpanan dan pemrosesan daging babi hutan di permukiman padat penduduk. Tim kemudian mengumpulkan keterangan dari seorang pria bernama Martin Nababan yang diketahui merupakan pemilik usaha tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Martin mengaku telah menjalankan usaha pengumpulan daging babi hutan selama kurang lebih empat tahun. Daging tersebut dibeli dari para penjerat dan pemburu kemudian dilakukan pembelahan sebelum dipacking menggunakan viber berisi es.

Martin juga menyampaikan bahwa sebelumnya ia memakai bagian samping rumahnya sebagai gudang penyimpanan. Namun, setelah mendapat teguran dari Kepala Desa Suka Karya dan warga pada 14 November 2025 lalu, ia memindahkan seluruh aktivitas penyimpanan ke sebuah lokasi di kaki Gunung Desa Lugu, termasuk memindahkan tempat tinggal sementara keluarganya dan para pekerja.

Baca Juga:  Diduga Ajudan Ketua DPRA Terjaring Razia Syariat di Hotel Banda Aceh, Satpol PP Amankan Pasangan Non-Mahram

Daging babi hutan yang dikumpulkan disebutkan tidak dijual atau diolah untuk masyarakat Simeulue. Selama ini, hasil packing dikirim menggunakan jasa ekspedisi menuju wilayah Parlilitan dan Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Dari pemeriksaan di lokasi awal yang diduga menjadi gudang, petugas tidak menemukan adanya daging babi dalam bentuk olahan atau ukuran kecil yang dapat mengindikasikan proses pengolahan makanan. Harga pembelian daging dari para penjerat disebut berada di kisaran Rp15.000 per kilogram.

Meski demikian, kepolisian menilai tidak menutup kemungkinan adanya pihak tertentu yang turut membackup kegiatan usaha tersebut sehingga dapat berjalan selama bertahun-tahun di wilayah padat penduduk tanpa gangguan berarti.

Kegiatan penyelidikan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif. Sat Intelkam Polres Simeulue akan terus melakukan monitoring serta deteksi dini untuk memastikan tidak adanya pelanggaran hukum ataupun keresahan di masyarakat terkait aktivitas tersebut(*)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 1,513 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23