Lapas Binjai Panen Ubi, Kelapa, dan Pisang, Komitmen Ketahanan Pangan Terus Menguat

- Editor

Senin, 17 November 2025 - 05:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Binjai I TribuneIndonesia.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui panen hasil pertanian di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (17/11/2025). Panen kali ini meliputi kelapa, pisang, dan ubi yang dikelola langsung oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Binjai, Wawan Irawan, melalui Kasi Giatja, Romynardo Situmeang, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian para warga binaan di bidang pertanian. “Hasil panen ini tidak hanya memenuhi kebutuhan warga binaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Lapas Binjai berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan,” ujar Romynardo.

Hasil panen akan dimanfaatkan secara optimal. Sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga binaan, sementara sebagian lainnya dijual kepada petugas maupun masyarakat umum sebagai tambahan PNBP. Langkah ini selaras dengan Asta Cita Presiden serta 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang pemasyarakatan.

Baca Juga:  Sukses Gelar Tropical Architecture Course 2025 PIB Collage Berkolaborasi Dengan HafenCity University Jerman

Romynardo juga menegaskan bahwa program pertanian ini memberikan dampak positif yang lebih luas. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga binaan, tetapi juga menciptakan kemandirian serta memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Lapas Binjai,” tambahnya.

Panen hari ini menjadi bukti bahwa program asimilasi dan edukasi Lapas Binjai tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pada pemberdayaan. Upaya ini diharapkan mampu memberi manfaat bagi warga binaan, keluarga mereka, serta masyarakat luas.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23