Pelatihan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Aceh Tenggara Resmi Dibuka, Bupati Harap Lahir Ulama Muda Berkualitas

- Editor

Senin, 27 Oktober 2025 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | TribuneIndonesia.com

Kegiatan Pelatihan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Aceh Tenggara resmi dibuka di Kutacane, dengan dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, Dr. H. Salim Fakhri, MM, serta para ulama, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari 16 kecamatan di kabupaten tersebut.

Acara yang berlangsung penuh khidmat itu juga turut dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tenggara, Dr. Tgk. Bukhari Husni, Lc, bersama para ulama dari berbagai kecamatan, pejabat pemerintah daerah, dan tokoh pendidikan Islam. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kapasitas ulama muda agar mampu menjadi penerus dakwah Islam di tengah arus globalisasi dan tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara Dr. H. Salim Fakhri, MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKU tersebut. Ia menilai, pelatihan kader ulama bukan hanya sebatas kegiatan formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pembangunan moral dan spiritual masyarakat Aceh Tenggara.

“Kegiatan ini sudah mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kami berharap seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, agar lahir para ulama muda yang berilmu, berakhlak, dan berpengaruh di tengah masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa ulama memiliki peran strategis dalam membimbing umat, menjadi sumber pencerahan, serta menjaga nilai-nilai syariat Islam agar tetap tegak di bumi Aceh Tenggara.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan pelatihan ini sebagai wadah untuk memperdalam ilmu agama, memperkuat ukhuwah, dan memperluas wawasan dakwah. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan kepada kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua MPU Aceh Tenggara, Dr. Tgk. Bukhari Husni, Lc, dalam arahannya menekankan pentingnya regenerasi ulama di daerah. Menurutnya, tantangan dakwah saat ini semakin besar, terutama di tengah gempuran teknologi informasi dan perubahan sosial yang cepat.

“Kaderisasi ulama adalah amanah besar. Kita tidak boleh membiarkan kekosongan peran ulama di masa mendatang. Pelatihan seperti ini menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi penerus yang siap berdakwah dengan ilmu dan hikmah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar para kader ulama tidak hanya fokus pada aspek ritual keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan sosial, kepemimpinan, dan komunikasi publik yang baik.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Bela Negara 2025, Teguhkan Komitmen Bersama untuk Indonesia Maju

“Ulama harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai Islam,” tambah Tgk. Bukhari.

Pelatihan PKU tahun ini diikuti oleh peserta yang berasal dari seluruh kecamatan di Aceh Tenggara. Mereka merupakan perwakilan dari pesantren, dayah, serta majelis taklim yang telah diseleksi oleh panitia.

Kegiatan ini mencakup berbagai materi, seperti metodologi dakwah, kepemimpinan ulama, manajemen organisasi keagamaan, hingga strategi menghadapi isu-isu keislaman kontemporer.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk kader ulama yang tidak hanya memahami ilmu syariat, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di tingkat lokal.

“Kami ingin ulama muda bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, menguatkan akhlak umat, serta memberikan solusi atas problem sosial yang muncul,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan seperti PKU ini. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk moral, tetapi juga anggaran dan fasilitas pelatihan yang memadai.

Menurut Bupati, sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.

“Pemerintah tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa doa dan bimbingan ulama. Begitu pula ulama akan kuat jika didukung oleh kebijakan pemerintah yang berpihak pada nilai-nilai Islam,” kata Bupati Salim Fakhri.

Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta dan tamu undangan melakukan sesi foto bersama dengan Bupati Aceh Tenggara dan Ketua MPU. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai momen tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang ulama senior, memohon keberkahan agar kegiatan ini membawa manfaat besar bagi umat Islam di Aceh Tenggara.

Kegiatan Pelatihan Pendidikan Kader Ulama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat basis keagamaan masyarakat, memperkaya khazanah keilmuan Islam, dan memastikan bahwa estafet kepemimpinan ulama di Aceh Tenggara tetap terjaga dari generasi ke generasi.

Penulis: Abd Gani
Editor: Redaksi Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Penertiban Mendadak Picu Ricuh di Gatot Subroto Medan: Pedagang Bentrok dengan Dishub Soal Parkir Liar
Wakil Bupati Simeulue Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027
*Pulang dari Retret Pimpinan di AKMIL, Ketua DPRK Simeulue Rasman Sidak Kapal Nelayan Terbengkalai di Lampulo*
Negara Ditaksir Merugi Puluhan Miliar, PLN Bogor Diduga Biarkan Aksi Pencurian Listrik di THM Liar di Ciluar
Pendamping Kafilah MTQ Simeulue Sampaikan Syukur atas Lolosnya Tiga Peserta ke Tingkat Nasional*
Pendamping Kafilah MTQ Simeulue Sampaikan Syukur atas Lolosnya Tiga Peserta ke Tingkat Nasional*
TAMPERAK dan LHI Aceh Tamiang Dukung Haji Uma: “Jangan Ganggu JKA, Itu Hak Rakyat”
Narasi “Kriminalisasi” Dipertanyakan, PTPN IV Regional VI Buka Fakta Kasus Brondolan Kebun Baru
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:05

Percepat Kepastian Hukum, Pemkot Bitung Dorong Sertifikasi Tanah Melalui Program PTSL

Rabu, 22 April 2026 - 05:30

Tipikor: Desak Kejati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi Rp37,1 Miliar di RSUD H Sahudin Kutacane

Rabu, 22 April 2026 - 03:31

​”Selamat Jalan Jenderal”: Ucapan Perpisahan Penuh Khidmat Dansatrol Bitung bagi Laksma TNI Febri Tangkudung

Rabu, 22 April 2026 - 01:17

​Berita Duka: Sang Jenderal Penjaga Kedaulatan dari Sulawesi Utara Berpulang

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

Orientasi Peningkatan Kapasitas Posyandu yang Layanan Nyaman bagi Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 14:35

Jangan Gentar, Tuhan Berperang untuk Anda – Menemukan Kedamaian di Tengah Kekacauan Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 13:40

Bupati Sahuti Kritik dan Saran GeRAK

Selasa, 21 April 2026 - 11:08

Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan

Berita Terbaru