Macet Parah di Jalan Besar Tembung, Polisi Lalu Lintas Hilang Entah ke Mana

- Editor

Senin, 15 September 2025 - 15:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-Senin pagi 15 September 2025, Jalan Besar Tembung berubah menjadi lautan kendaraan yang terjebak dalam kemacetan panjang. Ribuan pengendara, baik pekerja maupun pelajar, terpaksa terlambat sampai di tujuan. Jalan utama yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan warga justru lumpuh total.

Yang lebih mengejutkan, di tengah kekacauan arus kendaraan itu, tak satu pun petugas kepolisian LaluLintas terlihat berjaga. Padahal biasanya titik rawan macet di kawasan ini selalu mendapat pengawasan ketat. Ketiadaan polisi Lalu Lintas membuat warga semakin geram.

“Heran kok Polisi Lalu Lintas nggak ada yang nampak untuk mengatur kemacetan, pada kemana mereka ya,” keluh Suheri Anto, warga Tembung yang terjebak di tengah kerumunan kendaraan dengan wajah kesal.

Pemandangan itu membuat banyak pengendara tak habis pikir. Mereka harus berjuang sendiri melawan padatnya arus lalu lintas tanpa bantuan pengatur jalan. Motor, mobil, angkot, dan truk saling serobot, membunyikan klakson panjang seakan melampiaskan rasa frustasi.

Baca Juga:  PWI Aceh Tenggara Dukung Perjuangan Dr. H. Nurdiansyah Alaska Bangun Jalan Tembus Marestulen–Gelombang

Kemacetan di kawasan Tembung memang bukan persoalan baru, namun kali ini kondisinya jauh lebih parah. Warga menilai situasi ini semakin tak terkendali karena absennya aparat di saat paling dibutuhkan. “Kalau begini terus, bagaimana nasib kami yang setiap hari lewat sini. Pagi selalu macet, tapi sekarang lebih parah karena tidak ada polisi yang mengatur,” tambah seorang pengendara lainnya.

Harapan masyarakat kini tertuju pada aparat kepolisian dan dinas perhubungan agar segera turun tangan. Mereka mendesak adanya penanganan serius supaya arus kendaraan kembali normal, terutama di jam-jam krusial ketika ribuan warga harus bergegas menuju tempat kerja dan sekolah. Jika tidak, Tembung akan terus menjadi titik neraka kemacetan yang setiap hari memerangkap warganya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x