Ayah dan Anak Tikam Pekerja Panglong, Rekonstruksi Sunggal Ungkap 11 Adegan Mengerikan

- Editor

Sabtu, 13 September 2025 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I TribuneIndonesia. Com-Rekonstruksi ulang kasus pembunuhan pekerja panglong di Jalan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu siang (13/09/2025), berlangsung menegangkan. Dua tersangka, Tua Panjaitan alias Maridon (45) dan anaknya Hendra Syahputra Panjaitan (20), memperagakan 11 adegan yang membuka tabir kelam peristiwa berdarah itu.

Korban, Wahyu Agung Pranata (26), yang sehari-hari bekerja di sebuah panglong kayu di kawasan tersebut, menjadi korban kebrutalan ayah dan anak itu.

Rekonstruksi Dipimpin Kapolsek Sunggal

Rekonstruksi dipimpin langsung Kapolsek Sunggal Kompol Bambang G. Hutabarat, SH, MH, didampingi Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, SE, jaksa dari Kejaksaan Cabang Labuhan Deli Surya Siregar, SH, serta pihak keluarga korban.

Kapolsek menegaskan bahwa kedua tersangka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Dalam enam adegan pertama, terungkap bahwa Maridon mengajak anaknya merencanakan penganiayaan terhadap saksi bernama Reza. Mereka bahkan sudah mempersiapkan senjata tajam berupa obeng dan pisau.

Baca Juga:  PENA PUJAKESUMA ACEH TAMIANG: Warga Keluhkan Nilai Rupiah Melemah di Pasar Tradisional

Aksi itu kemudian berujung perkelahian. Dalam adegan ke-7, Hendra tak kuasa melawan Reza dan Wahyu. Kekalahan anaknya membuat Maridon naik pitam.

Puncak tragedi terjadi pada adegan ke-8, ketika Maridon maju ke depan dan menikam Wahyu dengan obeng hingga korban tersungkur bersimbah darah. Adegan ke-9 hingga 11 memperlihatkan bagaimana setelah aksi keji itu, tersangka pulang ke rumah seolah tak terjadi apa-apa.

“Barang bukti yang kami amankan yaitu satu buah obeng dan satu buah pisau yang digunakan dalam peristiwa ini,” jelas Kompol Bambang.

Peristiwa tragis ini sendiri terjadi pada Rabu (04/07/2025) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Tanjung Selamat. Hingga kini, keluarga korban masih diliputi duka mendalam dan menuntut keadilan agar hukum ditegakkan seberat-beratnya terhadap kedua pelaku.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Petani Batang Kuis Mengaku Diintimidasi, Ketua Ranting PP Batang Kuis Disorot
dr. Laura Christanty, Sp.A.: Menangis di Tengah Badai, Tetap Bertahan Melayani Anak-Anak Raja Ampat
Dokter Anak Belum Ada, DPRK Raja Ampat Siap panggil Direkrut RSUD Waisai.
Kapolres Langsa Sambangi SMA Negeri 3, Tekankan Disiplin dan Bahaya Kenakalan Remaja
Ketiadaan Dokter Spesialis Anak di RSUD Waisai Jadi Tanda Tanya, Ferdinan Dimara Sampaikan Harapan Orang Tua
DPRK Raja Ampat Siap Panggil Direktur RSUD Waisai, Pemindahan Dokter Spesialis Anak Dipertanyakan
Anak Terbaring di RSUD Waisai, Keluarga Keluhkan Ketiadaan Dokter Spesialis Anak
PEPABRI, TAMPERAK, dan PENA PUJAKESUMA Soroti Banjir Aceh Tamiang: Penebangan Hutan dan Tambang Liar Disinyalir Jadi Pemicu
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:14

Alat USG Puskesmas Senyerang Dilaporkan Rusak, Tenaga Ahli Tak Tersedia di Teluk Nilau, Keluarga Pasien Lanjutkan Pemeriksaan ke Kuala Tungkal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 04:48

Polsek Jeunib Padukan Patroli Lapangan dan Aplikasi Lancang Kuning Demi Cegah Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:55

Tiga Kecelakaan Dalam Sebulan, Kapolres Aceh Tenggara Ingatkan Pelajar Bahaya Laka Lantas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16

Edi Obama Dorong Beasiswa Gratis dan Transparansi Aset Wakaf Jelang MUSLIM ke-X

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:17

Polres Bireuen Pastikan Keselamatan Pelajar Saat ke Sekolah, Imbau Pengendara Beri Ruang bagi Penyeberang Jalan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14

Gempa Dangkal M4.3 Guncang Gayo Lues, Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatra Segmen Oreng

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:56

dr. Laura Christanty, Sp.A.: Menangis di Tengah Badai, Tetap Bertahan Melayani Anak-Anak Raja Ampat

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:33

Sambut Maulid Nabi 1448 H, SMAN 2 Peusangan Siap Gelar Peringatan Khidmat Rabu Besok

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x