Diteriaki “maling! maling!”Pelaku Curanmor Babak Belur Usai di Ringkus TNI dan Perangkat Desa

- Editor

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deliserdang  | TribuneIndonesia.com

Warga di Dusun I, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, selasa (19/8/2025) mendadak gempar. Adanya Teriakan “maling! maling!” memecah ketenangan warga yang tengah bersiap beristirahat selepas seharian beraktivitas.

Terungkap aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan dua pria tak dikenal. Namun, kali ini keberanian warga bersama aparat keamanan setempat membuat para pelaku tidak bisa berbuat banyak. Mereka berhasil diringkus tak jauh dari lokasi kejadian.

Korban, Aziz Arfandi (35), karyawan swasta yang tinggal di Gang Mesjid, kala itu baru saja memarkirkan sepeda motor Honda Beat BK 3554 MBM di teras rumah. Stang motor sudah terkunci, seperti biasa ia lakukan. Namun, tak lama berselang, ia dikejutkan oleh teriakan warga.

“Saya kaget mendengar ada orang teriak maling. Begitu keluar, ternyata motor saya sudah dibawa kabur,” tutur Aziz, masih terlihat syok usai kejadian.

Dua pria itu melarikan motor dengan cepat. Untungnya, warga sekitar yang sudah curiga langsung bergerak. Kepala Dusun I Desa Ujung Serdang, Padli, memimpin pengejaran bersama Babinsa Desa Ujung Serdang, Serda Junedi Sidabutar, serta sejumlah perangkat desa.

Jalan gang yang tidak begitu lebar membuat kedua pelaku akhirnya terpojok. Warga yang sudah berkerumun berhasil menghadang mereka. Tanpa bisa mengelak, kedua pria itu pun tak berkutik.

Pelaku diketahui bernama Hagji Syahlendra (25), buruh harian lepas asal Kelurahan Amplas, Kota Medan, serta Wahyu Sutanda (26), buruh harian lepas dari Pasar 4 Pondok, Kecamatan Medan Area.

Baca Juga:  Pertemuan Penyelesaian Jalan Amblas di Desa Paya Awe Disepakati

Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban berhasil diamankan. Sebelum diamankan polisi, keduanya sempat menjadi bulan-bulanan massa yang geram dengan aksi nekat tersebut.

Beruntung, aparat kepolisian yang dipimpin Aiptu Sony Samosir dari Polsek Tanjung Morawa segera tiba di lokasi dan mengendalikan situasi. Pada malam harinya, tepat pukul 22.30 WIB, kedua pelaku resmi diserahkan ke Polsek Tanjung Morawa untuk diproses hukum lebih lanjut.

Proses penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat, perangkat desa, dan aparat TNI-Polri mampu menciptakan keamanan di tengah lingkungan.

Babinsa Desa Ujung Serdang, Serda Junedi Sidabutar, yang ikut langsung dalam pengejaran, menyampaikan apresiasi kepada warga.

“Kerja sama masyarakat dengan aparat keamanan sangat penting untuk mencegah tindak kejahatan. Kami imbau warga selalu waspada, mengunci kendaraan dengan baik, serta melaporkan bila melihat hal mencurigakan,” ujarnya.

Setelah kedua pelaku digelandang polisi, suasana Desa Ujung Serdang kembali tenang. Warga terlihat lega sekaligus bangga karena keberanian mereka membuahkan hasil.

Tidak hanya menyelamatkan sepeda motor milik Aziz, tetapi juga memberi pesan kuat kepada para pelaku kejahatan: masyarakat tidak tinggal diam.

Berita Terkait

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka
13 Rumah Sakit Milik Pemkab dan Pemprov di Aceh Terancam Sanksi Kemenkes
Demi Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Awak Kabin Garuda di Kualanamu
Kesbangpol Langsa Perkuat Dialog Publik, Serap Aspirasi LSM dan Insan Pers
Diduga Tebar Konten Hoax, Akun Tiktok Diksipolitik.id Bisa Langsung dipidanakan
BPI KPNPA RI-Aceh Kecam Insiden Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya
Polisi Hadir, Arus Balik Kualanamu Aman Terkendali
Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:55

Kecebur Fantasi di Kolam! Udin Dipukul Mimpi, Amat Kena Tampar

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka

Selasa, 31 Mar 2026 - 10:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x