Bitung, Sulut | Tribuneindonesia.com,
Laksamana Pertama TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP., selaku Danlantamal VIII, mendampingi Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Laksamana TNI (Purn) Sumardjono dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung. Sabtu (02/08/25).
Kunjungan tersebut bertujuan memantau langsung aktivitas pelabuhan serta unit usaha perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi maritim Sulawesi Utara.
Selama peninjauan, rombongan menyaksikan berbagai kegiatan operasional di PPS Bitung, termasuk proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan.
Franky Pasuna menegaskan pentingnya menjaga kelancaran operasional pelabuhan guna mendukung produktivitas sektor perikanan, pada jumat (01/08).
Tak hanya itu, dialog langsung pun digelar dengan para nelayan, pekerja pelabuhan, dan pengusaha perikanan. Mereka menyampaikan sejumlah keluhan, mulai dari keterbatasan fasilitas pelabuhan hingga kesulitan akses permodalan.
Sumardjono menanggapi dengan serius dan berjanji menindaklanjuti aspirasi tersebut.
Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka turut hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan.

Kehadiran pejabat setempat dinilai penting untuk memastikan sinergi antara TNI-AL, HNSI, dan Pemda.
Selain itu, turut hadir Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal VIII, Kolonel Laut (P) Shodikin, M.Tr.Opsla serta Danyonmarhanlan VIII, Letkol Marinir Helmi Hamsyir M.Tr.Opsla menandakan kesiapan jajaran TNI AL dalam mendukung pengembangan potensi maritim di Bitung.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi wilayah pesisir.
Dalam kesempatan tersebut, Sumardjono juga menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi nelayan tradisional.
Ia mendorong adanya regulasi yang lebih jelas untuk meminimalisir konflik di laut, termasuk dengan kapal asing yang kerap melakukan penangkapan ilegal.
Kunjungan tersebut ditutup dengan peninjauan langsung ke beberapa unit usaha perikanan yang menjadi mitra strategis PPS Bitung.
Franky Pasuna berharap, kerja sama antara TNI-AL, HNSI, dan stakeholder terkait dapat terus ditingkatkan demi kemajuan sektor kelautan Indonesia. (Talia)












