Aksi Kekerasan Wartawan di Komplek Megacom , Cekik Dan Ancam Bunuh

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025 - 09:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | TribuneIndonesia.com

Aksi brutal seorang oknum depkolektor nyaris merenggut nyawa seorang wartawan bernama Junaedi Daulay saat hendak meliput di kawasan Komplek Megacom No. 25–27 Blok B, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar siang hari saat suasana di lokasi sedang ramai warga merekam keributan antara pihak depkolektor dan pemilik kendaraan.

Junaedi yang kebetulan sedang melintas dan melihat keributan tersebut langsung mengambil gambar suasana dengan ponselnya.

“Aku tadi mau meliput berita di komplek. Pas lewat lihat orang rame-rame ribut sambil merekam aku rekam mobil yang mau ditarik depkolektor. Tiba-tiba aku didatangi preman, ditarik, dicekik minta matikan kamera aku bilang ya udah bang aku dari media, Dia malah rampas kamera sambil menghapus semua vidio di dalam hp. ‘Wartawan macam kelen ini cocok dimatikan sambil mencekik leherku’, Ungkap Junaedi Rabu 23 Juli 2025 dengan suara bergetar.

Aksi kekerasan itu terekam dalam video yang sempat beredar di media sosial.

Baca Juga:  Tiga Kandidat Berebut Kursi Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh, Generasi Muda Jadi Harapan Baru

Tampak dalam video seorang pria berbadan tegap merampas HP Junaedi dengan kasar sambil berteriak dan mengancam.

Rekaman itu sontak memicu kecaman dari kalangan jurnalis di dalam gruop.

Tak hanya dirampas, alat kerja wartawan berupa kamera juga disebut turut disita paksa oleh oknum tersebut.

Peristiwa ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk organisasi pers dan komunitas wartawan di Kota Medan.

“Wihh seram kali, laporkan bang. Ini bukan hanya pelecehan terhadap profesi kita wartawan, tapi juga ancaman serius terhadap kebebasan pers. Kami minta Kapolda Sumut segera mengusut dan menangkap pelaku!” tegas salah satu jurnalis senior Medan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polretabes Medan terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi potret buram kebebasan pers di lapangan, di mana jurnalis sering kali menjadi sasaran kekerasan saat menjalankan tugasnya.

Masyarakat berharap aparat tidak tinggal diam dan segera menindak tegas pelaku intimidasi dan kekerasan terhadap wartawan.(Red)

Berita Terkait

13 Rumah Sakit Milik Pemkab dan Pemprov di Aceh Terancam Sanksi Kemenkes
Demi Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Awak Kabin Garuda di Kualanamu
Kesbangpol Langsa Perkuat Dialog Publik, Serap Aspirasi LSM dan Insan Pers
Diduga Tebar Konten Hoax, Akun Tiktok Diksipolitik.id Bisa Langsung dipidanakan
BPI KPNPA RI-Aceh Kecam Insiden Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya
Polisi Hadir, Arus Balik Kualanamu Aman Terkendali
Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:55

Kecebur Fantasi di Kolam! Udin Dipukul Mimpi, Amat Kena Tampar

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka

Selasa, 31 Mar 2026 - 10:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x