Ringankan Beban Warga Langsa, PTPN IV Regional 6 Salurkan 1 Ton Beras Murah

- Editor

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Nampak warga masyarakat yang berada di sekitar Kantor PTPN IV Regional 6 Kso Langsa, antusias dalam kegiatan pasar beras murah yang digelar PTPN IV Regional 6 (18/07/25)

Caption : Nampak warga masyarakat yang berada di sekitar Kantor PTPN IV Regional 6 Kso Langsa, antusias dalam kegiatan pasar beras murah yang digelar PTPN IV Regional 6 (18/07/25)

Langsa | TribuneIndonesia.com 

Dalam upaya meredam gejolak harga beras yang kian memberatkan masyarakat, PTPN IV Regional 6 menyalurkan satu ton beras murah kepada warga melalui program Gerakan Pangan Murah, Jumat (18/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor PTPN IV Regional 6, Langsa, dan disambut antusias oleh ratusan warga yang antre sejak pagi.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bekerja sama dengan Perum Bulog. Sebanyak 200 sak beras kualitas medium (5 kilogram per sak) disalurkan dengan harga hanya Rp62.500 per sak. jauh di bawah harga pasar yang sedang melonjak.

“Sekarang harga beras naik terus, ini sangat membantu kami masyarakat kecil,” ujar Agus, salah seorang warga penerima manfaat.

Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN IV Regional 6, Ifri Handi Lubis, mengatakan bahwa program ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah kerja mereka.

“Beras ini khusus disalurkan untuk masyarakat umum agar mereka bisa membeli dengan harga yang wajar dan terjangkau,” jelas Ifri Handi.

Program ini selaras dengan arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang disampaikan secara virtual dalam peluncuran nasional Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah. Dalam pesannya, Menteri Amran menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan harga pangan di pasar.

 “Beras premium harus dijual dengan harga premium, medium dengan harga medium. Masyarakat harus mendapat harga wajar, apalagi saat produksi meningkat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PTPN IV Regional 6 dalam mendukung ketahanan pangan dan memperkuat peran BUMN dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. Rencananya, gerakan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah Sumatera guna menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak inflasi pangan. (CT075)

Baca Juga:  Gelombang Aksi di Medan Mahasiswa USU dan Ojol Kepung Polda Sumut

Berita Terkait

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Aras Kabu Mengemuka, Tokoh Pemuda Soroti Pemberitaan yang Dinilai Tidak Berimbang
Skandal Beasiswa Aceh: Mantan Kadis BPSDM yang Kini Kadis Perpustakaan Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp14,07 Miliar
Aiyub NSS Grong-Grong Berikan Souvenir Jam Dinding, Jamu Nasabah Setia Asal Medan dengan Kuliner Khas Aceh
Imigrasi di Era Yuldi Yusman: Rekor PNBP dan Penguatan Penegakan Hukum
Wartawan Mengaku Diintimidasi di Polresta Deli Serdang, Propam Belum Beri Tanggapan
Aksi Pencurian Marak Pasca Banjir, Warga dan Pedagang Pasar Tualang Baro Diliputi Keresahan
93 Siswa SMA Negeri 3 Langsa Lolos SNBP 2026, Kepala Sekolah Apresiasi Kerja Keras Siswa dan Guru
Di tengah hujan, Disub tetap gagah amankan kunjungan Bupati
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x