Kasat Pol PP Subulussalam Diduga Arogan, Tuding Warung Kopi Tempat Maksiat

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Nampak Petugas Satpol PP adu argumen bersama seorang warga. (Doc)

Caption : Nampak Petugas Satpol PP adu argumen bersama seorang warga. (Doc)

Subulussalam | TribuneIndonesia.com

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Subulussalam, Abdul Malik, menjadi sorotan publik usai diduga melakukan tindakan arogan terhadap masyarakat dengan menuding sebuah warung kopi sebagai tempat maksiat. Warung tersebut diketahui selama ini menjadi lokasi berkumpulnya sejumlah wartawan dan aktivis LSM, Rabu (16/07/25).

Insiden tersebut dilaporkan terjadi beberapa hari lalu, ketika Abdul Malik secara langsung menyampaikan tudingan tersebut dan bahkan diduga mengambil paksa perangkat speaker milik pemilik warung. Tindakan itu memicu kekecewaan dan kecaman dari berbagai pihak.

Seorang warga yang kerap beraktivitas di warung tersebut menyayangkan pernyataan dan sikap Kasat Pol PP. “Warung itu tempat orang ngopi, tempat ngobrol, kadang jadi tempat diskusi teman-teman media dan LSM. Kalau ada pelanggaran, seharusnya ditindak dengan cara yang beretika, bukan asal menuduh,” ujarnya.

Selain menuding tanpa bukti, Abdul Malik juga disebut telah melakukan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang berada di lokasi saat kejadian. Tindakan tersebut dinilai tidak hanya mencoreng citra institusi Satpol PP, tetapi juga merusak hubungan antara aparat pemerintah dan masyarakat sipil.

Baca Juga:  PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Gelar Bakti Sosial di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur

“Menuduh tanpa dasar dan melakukan intimidasi kepada rekan-rekan wartawan saat mereka ngopi, tentu sangat kami sayangkan. Ini bukan hanya soal etika, tapi juga soal bagaimana seorang pejabat publik seharusnya bersikap,” kata salah satu aktivis lokal yang turut menyoroti kejadian ini.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Abdul Malik belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan dilaporkan menolak memberikan keterangan saat awak media mencoba menghubunginya. Sikap diam ini justru menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan akuntabilitas pejabat tersebut dalam menjalankan tugasnya.

Para tokoh masyarakat dan pegiat sipil meminta Pemerintah Kota Subulussalam melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Abdul Malik. Mereka menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara aparat dan masyarakat, serta menyerukan agar tindakan-tindakan yang berpotensi merusak kepercayaan publik tidak lagi terjadi.

“Pejabat publik, apalagi yang bertugas di bidang ketertiban umum, seharusnya menunjukkan sikap bijaksana, tidak arogan, dan menjunjung etika pelayanan. Tindakan semena-mena akan memperlebar jarak antara pemerintah dan rakyatnya,” pungkas salah satu warga.

Redaksi: Syahbudin Padank | Tim FW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x