TKN Ultimatum Pemko Medan, Desak Penertiban Bangunan Ilegal dan Evaluasi Kadis Perkim

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 10:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I Tribuneindonesia.com

Lembaga Swadaya Masyarakat Tim Kenziro Kompas Nusantara (TKN) mengumumkan akan menggelar aksi unjuk rasa damai di Kota Medan pada Kamis, 5 Juni 2025. Aksi ini merupakan respons atas maraknya bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dinilai merusak tata ruang kota serta berpotensi menurunkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam surat pemberitahuan resmi yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian, TKN menyebutkan bahwa aksi akan diikuti sekitar 200 peserta. Massa akan berkumpul di Kantor TKN, Jalan HM Yamin, sebelum bergerak ke Kantor Wali Kota Medan, DPRD Kota Medan, dan Kantor Satpol PP.

Koordinator aksi, Rahmat Hidayat, ST, memastikan bahwa unjuk rasa akan berlangsung tertib dan sesuai hukum, dengan dukungan mobil komando, spanduk, dan alat pengeras suara. Aksi ini juga akan didampingi sejumlah tokoh TKN seperti Pias Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, dan Ketua Umum TKN, Adi Warman Lubis.

Dalam keterangannya, TKN menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas Perkim Kota Medan terhadap pelanggaran izin bangunan. Mereka menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Wali Kota Medan: evaluasi kinerja Kadis Perkim, penindakan tegas terhadap pemilik bangunan ilegal, serta instruksi bagi Satpol PP untuk menertibkan bangunan bermasalah, termasuk yang berdiri di atas aset Pemko yang telah dialihkan ke pihak ketiga seperti kasus eks Pasar Aksara.

Baca Juga:  Persiapan Program Kerja 2025, Kantor Wilayah Hukum Sulut Gelar Rapat Strategis

> “Ada pembiaran sistematis terhadap pelanggaran aturan mendasar seperti kepemilikan PBG. Bila dibiarkan, ini akan menimbulkan kerugian struktural, mulai dari PAD hingga keadilan sosial. Kami desak Wali Kota untuk bertindak cepat dan tegas,” ujar Adi Warman Lubis.

Ia juga membantah tudingan bahwa aksi ini bermuatan politis. Menurutnya, aksi ini adalah bentuk aspirasi murni dari masyarakat yang kecewa atas lemahnya integritas pengawasan di lapangan.

Penanggung jawab aksi, Adi Lubis, menegaskan bahwa seluruh prosedur aksi telah dipenuhi, termasuk penyampaian surat resmi kepada Wali Kota Medan, Ketua DPRD, dan Kasatpol PP.

Aksi TKN diprediksi menjadi sorotan publik dan diharapkan mampu menggugah pemerintah untuk segera bertindak tegas demi menjaga ketertiban, tata ruang, serta kepentingan masyarakat Kota Medan.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x